Monday, 24 September 2018

Segini Upah Penjahit yang Bikin Pakaian Dinas Gubernur untuk Anies

Rabu, 11 Oktober 2017 — 20:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan saat pengukuran badan untuk menjahit baju dinas gubernur DKI Jakarta di kediamanya. (ist)

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan saat pengukuran badan untuk menjahit baju dinas gubernur DKI Jakarta di kediamanya. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Berbagai persiapan dilakukan jelang pelantikan Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan. Untuk urusan seragam dan pakaian dinas sehari-hari, Anies menyerahkan kepada Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) Provinsi DKI Jakarta.

Untuk pakaian dinas upacara (PDU) dan pakaian dinas harian (PDH) Biro KDH dan KLN menunjuk Thio Ahmad Hendra, pemilik Chiu Tailor. Kepada poskotanews.com, Hendra mengatakan menjahit tiga stel pakaian gubernur untuk Anies.

“Saya mengerjakan tiga stel pakaian dinas. Dua pakaian yang sehari-hari dipakai (PDH) dan satu yang putih buat pelantikan (PDU),” kata Hendra, Rabu (11/10/2017).

Hendra menuturkan hanya diminta Biro KDH KLN untuk menjahitkan. Sedangkan kain bahan untuk seragam sudah disediakan. Untuk mengerjakan PDU, Hendra mengaku mendapatkan upah sebesar Rp3 juta.

“Untuk PDU kita terima upahnya Rp3 juta karena buat ngerjain itu agak berbeda. Sedangkan untuk PDH masing-masing upah menjahit Rp600 ribu,” ungkap Hendra.

Hendra yang mengaku sudah lama bekerja sama dengan Pemprov itu mengerjakan pakaian dinas Anies sejak 20 September lalu. Pengukuran badan dulakukan di kediaman Anies di Cilandak, Jakarta Selatan. (ikbal/yp)