Tuesday, 17 October 2017

Anies Diminta Lanjutkan Program Manajemen Transparan Ala Ahok

Kamis, 12 Oktober 2017 — 23:04 WIB
Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta. (ikbal)

Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Seluruh anggota Majelis Tao Indonesia (MTI) turut bersuka cita menyambut kehadiran Gubernur DKI Jakarta yang baru Anies Rasyid Baswedan. Mereka menaruh beragam harapan dan pesan sesuai yang pernah dijanjikan dalam kampanye Pilkada.

“Kami mewakili seluruh anggota MTI, khususnya yang tinggal di Jakarta, turut menyambut gembira yang mana sebentar lagi pasangan Anies-Sandi akan dilantik sebagai Gubernur dan Wagub DKI Jakarta periode 2017-2022,” ujar Ketua umum DPP MTI, KRT AJM Andi Hakim, SH di Jakarta, Kamis (12/10). Menurutnya, anggota MTI yang mayoritas etnis Tionghoa siap mendukung kehadiran Anies-Sandi.

Anies, sambungnya, harus menjadi pemimpin yang tidak saja bagi masyarakat yang memilihnya, tapi juga bagi warga yang tidak memilihnya. “Pemimpin harus transparan dan profesional demi menyejahterakan masyarakat dan merangkul seluruh warga Jakarta,” kata Andi yang berprofesi sebagai pengacara.

Ia menekankan agar visi dan misi yang dikampanyekan harus dilaksanakan secara konsisten. “Khusus untuk rencana kegiatan taaruf massal bagi jomblo di RPTRA harus ditinjau kembali, perlu ditimbang baik buruknya,” harap Andi.

MTI juga berharap agar program yang bagus peninggalan dari Ahok dan Djarot harus diteruskan, jangan ditinggalkan. “Program yang bagus antara lain peningkatan kinerja aparatur, manajemen transparan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pengaduan lewat Smart City, lalu Forum Group Discussion (FGD) agar tetap dilanjutkan,” papar Andi yang juga ketua DPP Persaudaraan Suhu-Suhu se-Nusantara.

Pada kesempatan ini MTI juga menyampaikan terima kasih kepada Ahok maupun Djarot yang telah menjalankan kepemimpinan dengan baik. Menurutnya banyak kemajuan pembangunan infrastruktur yang harus dilanjutkan oleh penerusnya. “Terima kasih kepada Ahok-Djarot yang telah menanamkan pondamen pemerintahan yang profesional dan serba elektronis sehingga sangat transparan dan akuntabel,” pungkas Andi. (joko/yp)