Monday, 18 December 2017

Dibakar di Tengah Jalan, Jalur Puncak Sempat Mengular

Kamis, 12 Oktober 2017 — 20:45 WIB
kawasan Puncak (ist)

kawasan Puncak (ist)

BOGOR (Pos Kota) –Kerusuhan yang beritanya ramai di media sosial terjadi di kawasan Puncak faktanya tidak demikian. Yang terjadi merupakan aksi protes pedagang atas pembongkaran kios mereka. Peristiwanya juga bukan di kawasan Puncak tetapi di wilayah Cianjur, Jawa Barat, Rabu (11/10).

“Kejadiannya kemarin, dan bukan di Puncak Bogor. Masuknya di wilayah Cianjur,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita kepada wartawan, Kamis (12/10).

Menurut AKP Ita, itu bukanlah kerusuhan. Berdasarkan informasi yang diterima itu aksi para pemilik warung di daerah Ciloto pasca penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP Kabupaten Bogor. Pedagang yang tidak puas meluapkan kekesalannya dengan membakar kayu dan benda-benda lain di tengah jalan hingga memicu kemacetan yang mengular.

Para pedagang itu mengaku sudah berjualan puluhan tahun di kawasan itu. Mereka umumnya membuka kios kopi dan rokok di sepanjang jalur tersebut. Mereka menolak untuk ditertibkan petugas.

“Jelas kami kecewa dan menolak karena pemerintah dengan seenaknya menertibkan, tanpa mereka pikirkan nasib kami yang sehari-hari mengais rezeki untuk biaya hidup keluarga kami,” kata Dedi Fals, 43 tahun, pedagang di Jalan Raya Pasekon, Cipanas, Rabu.

Dedi sempat mewakili pedagang lain menyampaikan aspirasinya kepada petugas. Pemkab diminta tidak hanya membongkar tetapi juga memberikan solusi dengan merelokasi pedagang ke lokasi lain untuk kembali berjualan. “Tidak main bongkar saja seperti ini,” katanya

Kepala Bagian Humas Pemkab Cianjur Pratama Nugraha mengatakan, pada dasarnya bangunan milik pedagang telah menyalahi aturan karena berdiri di lahan yang bukan peruntukannya. Terlebih lokasi tersebut termasuk ke dalam jalan nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.(us)