Tuesday, 21 November 2017

Dicekoki Minuman, Siswi SMP Dicabuli di Pondok

Kamis, 12 Oktober 2017 — 22:30 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

LAMPUNG (Pos Kota) –Dicekoki minuman , siswi di salah satu SMP di Bandar Lampung, diduga dicabuli buruh berinisial SG ,23, warga Panjang, Bandar Lampung, di pondok di Mutun, Pesawaran, Kamis (12/10).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol. Heri Sumarji didampingi Kasubdit IV Renakta Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP. Ferizal mengatakan, tindak pidana pencabulan itu awalnya ditangani oleh petugas Polsek Kedaton.

“Dikarenakan tindak pidana tersebut terjadi di dua TKP yakni, diwilayah Bandar Lampung dan wilayah Pesawaran, maka kasusnya kita ambil alih,”kata Heri Sumarji, di ruang kerjanya.

Mengenai kronologinya, rekan korban berinisial U kenal dengan tersangka SG melalui Facebook. U mengajak korban menemui tersangka SG di sekitar sekolah korban. Setelah bertemu dan mengenalkan gadis berusia 14 tahun itudengan tersangka, U pulang berboncengan dengan kakaknya.

Sedangkan, korban pergi bersama tersangka SG menuju Mutun, Pesawaran. Sebelum sampai di Mutun, tersangka SG membeli minuman di salah satu mini market di Bandar Lampung, dan minuman tersebut diberikan kepada korban.

“Dari keterangan saksi korban, setelah meminumnya, kepala korban pusing. Dalam kondisi tidak berdaya korban dicabuli dan disetubuhi oleh tersangka satu kali. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka mengantarkan korban ke rumah U,”ujarnya.

Tidak terima anaknya dicabuli, orang tua korban melapor ke Polsek Kedaton. Petugas bersama pihak keluarga dan U memancing tersangka untuk datang ke tempat yang dijanjikan. “Saat tersangka, datang petugas langsug menangkapnya,”ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 332 KUHP tentang melarikan anak dibawah umur, ancaman hukuman selama 7 tahun penjara dan Undang-undang perlindungan anak, ancaman hukuman selama 15 tahun penjara.(koesma)