Tuesday, 17 October 2017

Ini Cara Walikota Junaedi Cegah Gizi Buruk pada Anak

Kamis, 12 Oktober 2017 — 23:45 WIB
Wakil Walikota saat kunjungan ke pemukiman (wandi)

Wakil Walikota saat kunjungan ke pemukiman (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) – Melalui Gerakan Peduli Sesama (GPS), Pemkot Jakarta Utara berharap kepada seluruh stakeholder yang ada di wilayah Jakarta Utara ikut aktif dalam melakukan pengawasan lingkungan terutama gizi buru. Malai GPS nanti nanti juga akan melakukan pemberian makanan tambahan (PMT) secara simultan kepada anak.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Jakarta Utara, Junaedi, yang menginginkan wilayahnya terbebas dari anak yang menderita gizi buruk dan ini harus ditangani bersama-sama. Makanya ia mengajak seluruh stakeholder yang ada di wilayah Jakarta Utara untuk bersama-sama saling aktif melakukan pengawasan di lingkungan.

“Saya berharap seluruh stakeholder, aktif saling membantu untuk mencegah terjadinya gizi buruk. Sebab dalam hal ini penanganan harus dilakukan bersama-sama,” kata Junaedi, Kamis (12/10/2017).

Selain itu dirinya juga berharap kedepan setiap 10 rumah warga harus ada kader PKK-nya dengan tujuan mengawasi. Pemerintahan yakni lurah, camat dan Puskesmas juga harus berperan aktig mengawasi dan melindungi warganya dari gizi buruk.

Menurutnya, jika hal ini sudah dilakukan dirinya menyakini persoalan gizi buruk yang ada di wilayah akan dapat dihindari. Kedepan dirinya juga minta aparat wilayah juga melakukan pendataan warganya dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kami para Lurah dan Camat tak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar anak-anaknya rutin diperiksa di Posyandu. Sehingga kesehatan anak termonitor oleh petugas secara berkala, ini perlu dilakukan dengan tujuan agar persoalan gizi buruk akan terhindar dari masyarakat Jakarta Utara,”ujarnya. (wandi)