Monday, 26 August 2019

Ketua Fraksi PPP DPRD Jakarta:

Penerapan DP Nol Persen Untuk Pembelian Rumah di Jakarta Masih Realistis

Kamis, 12 Oktober 2017 — 15:01 WIB
Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta Maman Firmansyah.(dok)

Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta Maman Firmansyah.(dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Penerapan down payment (DP) nol rupiah untuk pembelian rumah di Jakarta bisa terealisasi, jika  program yang digagas Gubernur terpilih Anies Baswedan didukung penuh melalui sistem anggaran yang ada.

Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah mengatakan gagasan Anies membuat program DP nol rupiah cukup realistis.

“Kenapa saya bilang realistis? Karena APBD DKI Jakarta itu besar sekali, tiap tahunnya di atas Rp 70 triliun,” ujar Maman di kantor DPW PPP DKI, Jl I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jaktim, Kamis (12/10/2017).

Bahkan dalam beberapa tahun, banyak anggaran yang tak terserap karena saking banyaknya.

“Nah, kalau sebagian anggaran itu dimaksimalkan untuk membangun rumah susun sederhana milik (Rusunami) lalu dijual kepada masyarakat, maka hal itu sangat masuk akal,” ujar  Maman. “Jadi, rumah yang dijual itu dalam bentuk rusunami dengan harga terjangkau dan tanpa uang muka.”

Hanya saja, dalam pendistribusian rumah murah ini, lanjutnya,  harus tepat sasaran. “Artinya Gubernur dibantu SKPD terkait, seperti Dinas Perumahan untuk membangun rusunami yang nyaman dan lokasi strategis.

“Program ini hanya berlaku bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Jadi, kalangan menengah ke atas, tidak punya hak atas program tersebut,” harap Maman.

Menurutnya, anggaran triliunan rupiah tersebut dapat digunakan untuk membeli tanah sekaligus membangun rusunami untuk dijual kepada MBR. Sedangkan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) khusus diperuntukkan bagi warga yang terdampak program penggusuran. (Joko/tri)