Wednesday, 19 September 2018

Warga dan Pemotor Gotong Royong Bangun Jalan Sepanjang 250 Meter

Kamis, 12 Oktober 2017 — 7:53 WIB
Badan jalan alternatif menghubungkan Kel. Pasir Putih, Sawangan dan Kampung Rawa Denok, Kel. Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas hasil gotong royong dan swadaya masyarakat. (anton)

Badan jalan alternatif menghubungkan Kel. Pasir Putih, Sawangan dan Kampung Rawa Denok, Kel. Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas hasil gotong royong dan swadaya masyarakat. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Warga dan pemakai kendaraan sepeda motor yang ingin menyeberang Kali Pesanggrahan berbatasan RW 012 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru dan RW 011 Kelurahan Pasir Putih gotong royong dan bahu membahu bangun jalan alternatif baru sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter tanpa bantuan Pemkot Depok yang dikerjakan sekitar satu tahun lebih.

“Alhamdulillah… Akhirnya selesai juga pengecoran badan jalan alternatif sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter persis di pinggir Kali Pesanggrahan untuk menghubungkan dua kelurahan yaitu Kel. Pasir Putih, Sawangan dan Kel. Rangkapan jaya Baru, Pancoran Mas,” kata Amshar, warga Kampung Rawa Denok, Kel. Rangkapan jaya Baru, Rabu (11/10).

Pekerjaan pembuatan jalan alternatif ini merupakan inisiatif warga sekitar terlebih setelah adanya keluhan dari pihak penghuni perumahan Vila Mutiara Sentosa yang selalu dilalui kendaraan sepeda motor beberapa bulan lalu, tuturnya.

“Walaupun tidak mendapatkan perhatian sama sekali Walikota Depok Muhammad Idris maupun Wakil Walikota Pradi Supriatna tapi warga tetap kerja dan gotong royong membuktikan bahwa jalan dapat diselesaikan untuk kepentingan masyarakat banyak,” katanya sedikit kecewa dengan perhatian pemerintah kota berkaitan dengan pekerjaan perbaikan dan pembuatan jalan tersebut.

Rp 400 JUTA

Sementara itu, Ketua RW 012, Rusdi, mengakui bahwa pembuatan jalan alternatif ini buntut adanya keluhan serta protes warga perumahan sekitar yang akan menutup jalan tembus beberapa bulan lalu hingga sempat terjadi aksi demo dari warga di dua kelurahan terhadap perumahan baru tersebut. “Pengecoran badan jalan sudah selesai semuanya tinggal membuat pagar pembatsa di kanan dan kiri jalan,” ujarnya.

Kebersamaan dan tekat panitia penyelenggara proyek jalan alternatif yang membuat masyarakat bahu membahu serta bergotong royong menuntaskan pekerjaan jalan sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter dipinggir Kali Pesanggrahan tersebut. “Nantinya kendaraan warga atau sepeda motor tidak lagi melintas di dalam permukiman perumahan setempat tapi melalui jalan baru yang menghabiskan dana sekitar Rp 400 juta,” tuturnya.

Masih ada beberapa kekurangan dalam pekerjaan pembuatan jalan alternatif itu, ujarnya seperti pagar pembatas kanan kiri jalan agar pengendara tidak terperosok atau masuk ke Kali Pesanggrahan sedalam 10 meter dari badan jalan baru ini. “Kami masih kekurangan dana untuk pembuatan pagar tapi tetap semanggat untuk menyelesaikannya,” tuturnya.

(anton/sir)