Monday, 23 October 2017

Congkel Spion Mobil Mewah, Bandit Bertato Tengkorak Dibekuk

Jumat, 13 Oktober 2017 — 13:08 WIB
Satu bandit tato congkel spion mobil mewah dibekuk polisi di Gambir.(silaen)

Satu bandit tato congkel spion mobil mewah dibekuk polisi di Gambir.(silaen)

JAKARTA (Pos Kota) – Satu bandit bertato tengkorak congkel kaca spion mobil mewah jenis Alphard dibekuk polisi saat beraksi di Jalan Tomang Raya, Cideng, Gambir, Jakpus, dibekuk polisi, Jumat (13/10/2017) pagi. Empat pelaku lainnya kabur.

Kini tersangka Arif, 20, ngaku kelompok Cilacap, Jawa Tengah, tak berkuti ketika dibekuk petugas dan massa berdatangan nyaris menggebuk. Oleh petugas pelaku diamankan berikut barang bukti kaca spion.

“Ya pak, kami ada berlima dan yang metik kaca spion teman berinsial RT, sedang tiga lagi ngaku tidak kenal dan baru kenal di kolong jembatan dekat Roxy Mas,” akui pria bert‎ato tengkorak itu di kantor polisi.

Keterangan yang dihimpun, sekitar pukul 06:00, lima pemuda berwajah seram awalnya berlagak ngamen di sepanjang tempat kejadian. Karena suasana ketika itu macet, sebuah mobil melintas persis mendekati jalan layang disamperi ke lima bandit jalanan. Pelaku awalnya berkedok ngamen.

Namun ketika sopir lengah, dua pelaku spontan memetik kaca spion mobil tersebut. Sopir dengan pengendara lainnya yang melihat tiba-tiba membunyi klakson hingga membuat pelaku kabur berpencar arah. Massa pengendara motor yang melihat pelaku kabur sambil menenteng kaca spion diuber.

Setelah beberapa meter melangkah, satu bandit bertato yang membawa ‎kaca spion hasil kejahatan akhirnya berhasil dibekuk petugas kepolisian yang lagi melintas dilokasi. Oleh petugas kini pria bertato itu sempat digebuki warga. Karena petugas ada di TKP, bandit ini akhirnya lolos dari amukan warga.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Metro Ardiansyah, menuturkan kalau pelaku penuh tato itu bandit khusus pencongkel kaca spion mobil mewah, dan dari pengakuan tersangka uang selalu digunakan foya-foya bersama teman kelompoknya. “Ya pak tiga temannya yang belum diketahui identitasnya kabur dan sama sekali belum kenal, karena kenalnya sesaat mau melakukan aksi, hingga saat ini pengemudi mobil belum buat laporan,” tegas Kompol Ardiansyah.

(silaen/sir)