Monday, 18 December 2017

Komisi III: Gunakan Senjata, Anggota Polri Harus Test Psikologi

Jumat, 13 Oktober 2017 — 8:28 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (timyadi)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi III DPR mendukung langkah Mabes Polri yang berencana melakukan evaluasi penggunaan senjata api oleh anggotanya. Ini terkait seringnya bunuh diri dengan senjata api anggota polisi.

Dalam waktu dua hari, ada polisi yang bunuh diri di Blora, Jawa Tengah, dan Banyuasin, Sumatera Selatan, karena masalah senjata api, di duga ada masalah-masalah mendasar di balik kejadian itu.

“Sebagai mitra kerja dari Polri, kami di Komisi III DPR RI mendukung langkah Mabes Polri terkait hal tersebut. Alangkah baiknya ada evaluasi penggunaan senjata api, agar kasus seperti ini tidak terulang kembali,” kata Anggota Komisi III DPR  Ahmad Sahroni di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10).

Politisi Fraksi NasDem itu mengatakan, dalam evaluasi terhadap penggunaan senjata api, Polri perlu melakukan langkah-langkah. Salah satunya melaksanakan uji test psikologi serta mental bagi anggota polisi bila akan mendapatkan senjata api. Dan ini berlaku bagi setiap kesatuan yang ada di tubuh Mabes Polri.

“Ujian seperti itu harus dilakukan agar mengetahui sekaligus mengukur sejauh mana anggotanya memahami penggunaan senjata api dan harus dilakukan secara menyeluruh dari Sabang sampai Marauke,” ucap Sahroni.

Lebih lanjut Sahroni berharap, kejadian ini adalah terakhir menimpa Polri, dan harus ada perubahan ke depan agar korps Bahayangkara tidak tercoreng kembali dengan kasus serupa. (rizal/win)