Monday, 11 December 2017

Pabrik Miras Oplosan Sehari Produksi 30 Hingga 50 Dus

Jumat, 13 Oktober 2017 — 14:32 WIB
Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono memeriksa pemilik bersama karyawan pabrik miras oplosan. (ilham)

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono memeriksa pemilik bersama karyawan pabrik miras oplosan. (ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Pabrik minuman keras (miras) oplosan yang digerebek Satuan Narkoba Polres Jakarta Utara dalam sehari ternyata bisa memproduksi 30 hingga 50 dus miras oplosan anggur merah cap orangtua.

Jumlah produksi ternyata bisa lebih besar lagi tergantung permintaan.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan, produksi miras oplosan tersebut sangat kotor bercampur dengan barang rongsokan dan air yang digunakan langsung dari kran air. Kemudian mereka racik. Dalam satu dus miras berisi 12 botol miras.

“Mereka meracik anggur gingseng ini seperti aslinya, padahal mereka memalsukan. Kita lihat tempat produksinya sangat jorok sekali, kotor sekali, baik dari kondisi botol, kondisi barang-barang bekas yang dicampur, bahkan air yang digunakan air keran,” ujar Dwiyono, Jumat (13/10/2017).

(Baca: Pabrik Miras Oplosan Digerebek Sat Narkoba Polres Jakut)

 

Dikatakan, untuk meracik miras oplosan tersebut para pelaku menggunakan bahan arak, sitrun, penyengat aroma, alkohol, gula merah dan gula pasir sebagai pemanis. Kemudian dicampur air keran lalu dikemas dalam botol diberi label palsu dan dijual dipasaran.

Pengungkapan pembuatan miras oplosan tersebut terjadi pada Kamis (12/10) malam.

Saat menerima informasi ada pabrik miras oplosan, tim sat narkoba langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan ternyata benar, petugas langsung melakukan penggrebekan di lokasi.

Karyawan pabrik miras yang sedang meramu miras oplosan hanya bisa diam saat digiring petugas begitu juga pemilik pabrik.

Keempat pelaku adalah Ricardo Tamba (pemilik tempat produksi miras), Baim (meracik miras dan mengisi bahan tersebut ke toren), Krisostomus Nembe (menempel striker merek miras dan pres tutup botol), dan Soldier Silaban (sopir mengantar hasil produksi untuk dijual).

Selain itu petugas  juga menyita 63 dus miras merek anggur merah cap orangtua siap edar berikut bahan dan alat untuk meracik miras, yaitu jerigen isi caramel, 3 jerigen kosong arak, dan alkohol. 2 ribu botol kosong.

Kemudian 2 tangki torn kosong berikut tangki torn berisi setengah miras siap edar. Alat pres tutup botol, label anggur ginseng, label anggur kuda mas dan label brendy. Bersama 4 pelaku barang bukti miras tersebut dibawa ke Mapolres Jakarta Utara untuk diproses lebih lanjut. (ilham/tri)