Monday, 11 December 2017

Pengusaha Irak Tertarik Produksi Kertas Hasil IKM Tangsel

Jumat, 13 Oktober 2017 — 8:19 WIB
Sejumlah pengusaha asal Irak saat melihat pengolahan dan pembuatan pabrik kertas di Serpong Utara, Tangsel. (anton)

Sejumlah pengusaha asal Irak saat melihat pengolahan dan pembuatan pabrik kertas di Serpong Utara, Tangsel. (anton)

TANGSEL (Pos Kota) – Sekitar 50 pengusaha dari berbagai perusahaan asal Irak melirik dan berminat terhadap hasil produksi pabrik kertas maupun Industri Kerajinan Menengah (IKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Mereka mengunjungi langsung pabrik kertas di Tangsel. Selama ini i kertas yang dibeli dari negara tetangga mereka yaitu Qatar.

“Sebagian besar pengusaha asal Irak malah terkejut saat dijelaskan bahwa kertas yang dipakai dan dibuat berbagai jenis di Irak ternyata berasal dari pabrik olahan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tangerang (IKPPT) Mill TBK di Serpong Utara,” kata Kepala Bidang Perindustrian di Disperindag Kota Tangsel Ferry Payacun saat mendampingi dan menjelaskan kepada 50 pengusaha asal Irak di Serpong Utara, Kamis (12/10/2017)

Hampir sebagian besar pengusaha yang datang ke Tangsel untuk melihat produk IKM Kota Tangsel ternyata baru mengetahui bahwa kertas yang dipakai selama ini merupakan produk Indonesia khususnya Kota Tangsel. Mereka menilai kualitas dan bahan baku kertas cukup bagus terlebih untuk bahan baku Mushaf Al Quran serta lainnya.

Menurut dia, selama ini pengusaha asal Irak membeli kertas dari perwakilan penjualan produk pabrik kertas asal Indonesia yang ada di Dubai, Qatar dan setelah mengetahui bahwa kertas berasal dari Kota Tangsel mereka langsung merespon serta meminta agar kegiatan ekspor kertas asal Kota Tangsel lebih ditingkatkan lagi.

“Tidak hanya kertas saja yang mendapatkan perhatian tapi juga produk IKM lainnya seperti furniture, garmen dan spare part kendaraan perlu ditingkatkan ekspornya,” tuturnya.

Sementara itu, Samson Gunawan, Supply Chain Managemen PT IKPPT, menambahkan untuk ekspor kertas selama ini mencapai 3000 hingga 4000 ton kertas/bulan yang paling banyak kawasan Timur Tengah. “Bila mereka berminat tentunya kami akan langsung kirim ke Irak tidak lagi melalui perwakilan di Dubai,” tuturnya. (anton/tri)