Thursday, 14 December 2017

Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Sandiaga Uno

Jumat, 13 Oktober 2017 — 8:52 WIB
Sandiaga usai diperiksa di Polda Metro Jaya.(dok)

Sandiaga usai diperiksa di Polda Metro Jaya.(dok)

JAKARTA (Pos Kota) –  Setelah Sandiaga Uno tidak hadir dalam pemeriksaan pada Rabu, (11/10/2017), karena alasan padat kegiatan menjelang pelantikan, polisi akan jadwalkan ulang pemeriksaannya. Jadwal ulang itu setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga itu usai resmi dilantik.

Sandi akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan penggelapan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten tahun 2012 silam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mengingat mepetnya waktu pelantikan Sandi menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta maka tidak mungkin penyidik akan memanggil Sandi untuk dimintai keterangan.

Untuk itu, penyidik akan memilih waktu tepat saat Sandi sudah resmi dilantik. “Tentunya kita melihat beliau akan melaksanakan kegiatan, nanti kan penyidik pasti mempunyai jadwal tersendiri, pas waktu luang atau apa,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (13/10/2017).

Penyidik memanggil Sandi setelah dirasa masih ada yang kurang dalam pemeriksaan perdana pada 3 Maret 2017 lalu. Pemanggilan ini kedua kalinya Sandi tidak hadir setelah pada Selasa 20 Juni 2017 ia juga mangkir dengan alasan pengacara tidak bisa mendampingi.

“Ya nanti kita lihat rencana dari penyidik. Sebelum pelantikan kan pasti sibuk ya, artinya kita memberikan waktu dan ruang,” tandas Argo.

Dalam panggilan keduanya pada Rabu, (11/10/2017), pasangan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan tidak hadir karena alasan padat kegiatan untuk mempersiapkan pelantikan dirinya menjadi wakil Gubernur DKI Jakarta yang akan dilaksanakan di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 16 Oktober 2017.

“Memang hari ini pak Sandiaga diperiksa sebagai saksi, berkaitan dengan laporan, tetapi yang bersangkutan menyampaikan bahwa tidak bisa hadir karena untuk persiapan prosesi pelantikan nanti,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (11/10/2017).

Dalam kasus ini Sandiaga Uno, dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati Susilo yang diberi kuasa oleh Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat atas dugaan penggelapan tanah seluas 3.115 m2 di Kawasan Curug, Tangerang, pada Desember 2012 silam.

Tak hanya Sandi, dalam laporannya tersebut rekan bisnis Sandi yakni Andreas Tjahyadi juga turut dilaporkan. Selain itu, Sandi juga kembali dilaporkan oleh Fransiska terkait kasus dugaan pemalsuan. (Yendhi/win)