Monday, 11 December 2017

Sidang Gugatan Ujicoba Jalur SSA Ditunda

Jumat, 13 Oktober 2017 — 8:20 WIB
Kondisi Jl. Raya Dewi Sartika persis di pintu perlintasan kereta api setelah dilakukan uji coba SSA dua bulan belakangan ini. (anton)

Kondisi Jl. Raya Dewi Sartika persis di pintu perlintasan kereta api setelah dilakukan uji coba SSA dua bulan belakangan ini. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Kepastian dipakai atau tidaknya program uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di jalur jalan utama Kota Depok yang tengah masuk dalam gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Depok oleh sekelompok warga yang mengatasnamakan masyarakat kawasan Jalan Raya Arief Rahman Hakim kembali ditunda setelah melakukan kegiatan mediasi.

Penundaan sidang gugatan di PN Depok setelah Ketua Majelis Hakim, Mubarak SH, memimpin sidang sekitar 10 menit kemudian dilanjutkan dengan memberikan kesempatan kepada penasehat tergugat maupun pengugat untuk melakukan mediasi di PN Depok.

“Kami minta kajian khusus dari berbagai sumber yang berkompeten bukan main uji coba saja sehingga kami melakukan gugatan ini,” ujar Leo Prihadiansyah, kuasa hukum pengugat dari Forum Masyarakat Transparasi (Format) usai melakukan mediasi.

SSA ENAM BULAN

Yang jelas sampai saat ini belum ada kejelasan masalah kajian dari Pemkot Depok, ujarnya yang mengaku walaupun ada pra mediasi tapi hanya sebatas mendengarkan keluhan dan berbincang-bincang saja. “Karena pemberi kuasa Walikota Depok sebagai tergugat tidak hadir seharusnya memberikan surat kuasa khusus untuk mediasi ke pengadilan,” tuturnya.

Bahkan, tambah dia, pihaknya juga baru mengetahui atau mendapatkan informasi bahwa kegiatan uji coba SSA itu bakal berjalan enam bulan dan ini malah sama sekali tidak tahu. “Sampai saat ini belum ada kajian yang memiliki lembaga khusus dari berbagai sumber yang jelas bukan hanya bicara sudah dikaji saja tapi tidak ada bukti sama sekali,” ujarnya yang menambahkan adanya uji coba SSA dua bulan belakangan ini sudah memiliki dampak bagi pemilik usaha atau pedagang di Jl. Raya Arief Rahman Hakim dan lainnya.

Sementara itu, M. Yunan, Bagian Hukum Pemkot Depok, mengatakan bahwa sidang gugatan ke dua ini masuk taraf mediasi saja dan akan dilanjutkan minggu depan. “Kami baru mendengarkan keluhan dan permintaan dari penggugat saat melakukan mediasi tadi,” tuturnya.

(anton/sir)