Tuesday, 12 December 2017

Warga Binaan PSPBK Dilatih Membatik di Museum Tekstil

Jumat, 13 Oktober 2017 — 13:01 WIB
Ibu-ibu binaan panti sosial Perlindungan Bhakti Kasih milik Dinas Sosial DKI Jakarta mengikuti latihan membatik di Museum Tekstil. (Rachmi)

Ibu-ibu binaan panti sosial Perlindungan Bhakti Kasih milik Dinas Sosial DKI Jakarta mengikuti latihan membatik di Museum Tekstil. (Rachmi)

BELAJAR membatik di kalangan binaan panti sosial mengapa tidak? Puluhan ibu-ibu binaan Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih (PSPBK) Dinas Sosial DKI Jakarta dilatih melek membatik di Museum Tekstil.

“Wow seneng sekali bisa membuat sapu tangan batik dari hasil karya sendiri. Bangga banget deh,” kata Mulyati (55), warga binaan PSPBK saat bersama teman-temannya sedang beristirahat usai latihan membatik, baru-baru ini

Selain Mulyati, warga binaan lainnya Ratih (47), berharap pelatihan membatik tersebut dapat berkelanjutan. Sehingga bisa menjadi bekal peluang usaha di bidang batik.

Kepala PSPBK, Haryanto menjelaskan pelatihan tersebut merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta yang bertujuan sebagai bekal di masyarakat.

“Setelah pembinaan di panti, warga binaan akan kembali ke masyarakat. Sebelum kembali, mereka kami bekali berbagai keterampilan seperti membatik, salon, menjahit dan kerajinan tangan,” ujar Haryanto.

Dikatakannya, PSPBK merupakan panti khusus warga binaan yang menjadi korban tindak kekerasan.

Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Esti Utami menambahkan workshop membatik ini merupakan rangkaian peringatan Hari Batik Nasional.

“Kami melibatkan semua elemen masyarakat seperti anak sekolah, hingga warga binaan sosial panti milik Dinas Sosial DKI Jakarta,” kata Esti. (Rachmi)