Tuesday, 18 September 2018

Karangan Bunga Ahok-Djarot Dibuang, Diganti dari Pendukung Anies-Sandi

Senin, 16 Oktober 2017 — 11:55 WIB
Deretan karangan bunga di Balaikota DKI Jakarta. (joko)

Deretan karangan bunga di Balaikota DKI Jakarta. (joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Sepeninggal Djarot Saiful Hidayat dari jabatan Gubernur DKI Jakarta, maka habis pula ribuan karangan bunga yang sempat memenuhi komplek gedung Balaikota dan Lapangan Banteng. Karangan bunga baru yang berdatangan kali ini dari pendukung Anies-Sandi yang akan dilantik sebagai Gubernur dan Wagub, Senin (16/10/2017) sore.

Dalam sepekan terakhir, karangan bunga yang ditujukan kepada Djarot, termasuk Ahok dan Jokowi yang sama-sama menjadi bagian dari gubernur periode 2012-2017, mencapai sekitar 2 ribu. Karangan bungan yang dikirim dari para pendukungnya intinya mengucapkan terima kasih telah berjasa memimpin DKI Jakarta.

“Kami menerima karangan dari Sabtu pekan lalu hingga Minggu kemarin, banyaknya sekitar 2 ribu keran kembang. Semuanya ditujukan kepada Pak Djarot, termasuk Pak Ahok dan Pak Jokowi,” ujar Sumarno, petugas pelayanan surat gubernur di Balaikota DKI Jakarta, Senin (16/10/2017).

(Baca: Ke Labuan Bajo, Djarot Tak Hadiri Serah Terima Jabatan Gubernur DKI)

Seusai Djarot berpamitan pada Minggu siang kemarin, maka ribuan keran kembang yang memenuhi halaman Balaikota itu dibuang. Semuanya diangkut menggunakan puluhan truk yang mondar-mandir dari siang hingga malam.

(Baca: Di Rumah, Anies Hanya Ada 3 Karangan Bunga)

Mulai Senin pagi, karangan bunga baru juga mulai berdatangan di Balaikota. Kali ini berasal dari kalangan pendukung Anies-Sandi. “Dari pagi hingga jam 10.00 kami sudah menerima kiriman sekitar 500 keran kembang,” paparnya.

(Baca: Ini Kesetiaan Wawan, 18 Tahun Menemani Sandi Uno di Jalan)

Dilihat dari tulisan yang ada di keran bunga tadi, berasal dari berbagai macam kalangan. Mulai dari perseorangan, pengusaha, komunitas, sampai pejabat negara yang berasal dari eksekutif maupun legislatif. (joko/yp)