Sunday, 18 November 2018

Mengenal Prof Dr Aliyah Rasyid, M Pd, Ibunda Anies Baswedan

Senin, 16 Oktober 2017 — 9:57 WIB
Anies Baswedan bersama ibunda.(instagram)

Anies Baswedan bersama ibunda.(instagram)

JAKARTA (Pos Kota) – Bisa jadi, saat ini tak ada warga ibukota yang tak kenal Anies Baswedan. Sore ini, Senin (16/10/2017), ia akan dilantik Presiden Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta di Istana Merdeka.

Di balik kesuksesannya, ada seorang ibu yang hebat. Dia adalah Prof. Dr. Aliyah Rasyid, M.Pd. Perempuan 76 tahun yang menjadi guru besar di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta.

Sebagai pendidik, Aliyah dan suaminya, Drs, Rasyid Baswedan, SU yang juga dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia, membiasakan banyak hal baik. Sejak tiga anak lelakinya kecil, bahkan masih dalam kandungan, ia menanamkan pola hidup sehat dan terdidik.

(Baca: Suatu Harapan, Anies-Sandi Harus Lebih Gesit)

 

Ia juga tak pernah memaksakan kehendak pada anak-anaknya. Bahkan dialog menjadi hal yang biasa dilakukan di keluarga kecilnya.

Aliyah juga tak memaksa anaknya harus menjadi juara di sekolah. Bahkan ia membuka pintu lebar-lebar bagi anak-anaknya untuk menimba ilmu di luar sekolah.

Termasuk membiarkan Anies yang gemar berorganisasi. Sejak sekolah, Anies yang telah memberinya empat cucu ini menjadi Ketua OSIS. Sejak itu, jiwa kepemimpinan Anies dan kesukaannya berorganisasi terus berkembang.

Kebiasaaan-kebiasaan yang ditanamkan Aliyah membentuk Anies sekarang ini. Kegemarannya membaca membuatnya peduli pada pendidikan hingga lahir program Indonesia Mengajar.

Kini, Aliyah sudah di Jakarta. Ia datang dari Yogyakarta untuk mengantar putra sulungnya menjadi orang nomor satu di Jakarta.

“Semoga dapat melaksanakan apa yang diprogramkan dan mendapat dukungan dari semua dan mendapat doa. Bekerja sama sebaik-baiknya dengan semua,” pesan Aliyah pada Anies usai anaknya itu ditetapkan sebagai gubernur DKI Jakarta terpilih, Mei lalu.

Ia menyadari tak mudah memenuhi semua janji yang sudah dilontarkan semasa kampanye. Namun ia meminta anaknya itu untuk komitmen dan bertanggung jawab atas janji-janjinya.

“Mudah-mudahan semua mendapat ridho Allah SWT, karena tantangannya juga nggak mudah. Semua harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya. (yp)