Friday, 20 September 2019

Pemberantasan Korupsi

Menkumham Minta KPK, Polri, Kejaksaan Duduk Bersama

Senin, 16 Oktober 2017 — 20:17 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (ist)

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (ist)

JAKARTA (Pos Kota)  – Guna menghindari ego sektoral,  maka Menkumham Yasonna H Laoly menyarankan kepada tiga lembaga penegak  hukum, Kejaksaan, Polri, dan KPK, untuk duduk bersama membangun kerja sama yang terintegrasi (menyatu)  dalam pencegahan dan  pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Lembaga Kejaksaan,  KPK dan Polri harus  saling bekerja yang terintegrasikan sehingga ego sekroral dari masing-masing institusi penegak hukum dapat dicegah,” kata Yasonna di Gedung Parlemen,  Senayan,  Jakarta,  Senin (16/10).

Menurut dia, hal ini penting dilakukan dalam rangka membangun sistem pemberantasan tindak pidana korupsi yang lebih baik dan menjawab tantangan zaman.

“Memang benar,  indeks penanganan korupsi makin meningkat, tapi sistem masih perlu dibenahi agar lebih baik ke depannya,” harap Yasonna.

Di bagian lain,  dia sepakat dengan KPK berupa pembangunan moral dan sistem dalam pencegahan untuk proyek pengadaan barang dan jasa secara elektronik serta berbagai sistem pencegahan lainnya.

“Mereka perlu duduk bersama dan membangin peta pencegahan dan penindakan perkara tindak pidana korupsi tidak hanya sekarang,  tapi 10 – 20 tahun ke depan, ” pintanya.  (ahi/win)