Tuesday, 20 November 2018

Tak Seperti Saat Pencoblosan, Jelang Pelantikan Anies Tak Open House

Senin, 16 Oktober 2017 — 11:14 WIB
Suasana rumah Anies Baswedan jelang pelantikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.(julian)

Suasana rumah Anies Baswedan jelang pelantikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.(julian)

JAKARTA (Pos Kota) – Tidak ada aktivitas khusus dilakukan Anies Rasyid Baswedan bersama keluarganya menjelang dia dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Senin (16/10/2017). Anies pun tidak melakukan open house seperti ketika dia hendak melakukan pencoblosan pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pemantauan Poskotanews.com rumah Anies di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, kali ini tidak lagi terbuka bebas bagi awak media massa. Para pewarta hanya dipersilakan menunggu di sekitar halaman hingga depan joglo rumah Anies.

Untungnya, suasana sekitar halaman cukup teduh. Di bawah pohon rindang wartawan berkumpul menantikan kehadiran orang nomor satu Pemprov DKI Jakarta. Keluarga Anies pun menyuguhkan beberapa piring kue lapis dan bolu, serta minuman hangat teh dan kopi untuk para pewarta.

“Sambil menunggu bapak silakan dinikmati dulu kue dan minumannya,” tawar salah seorang polisi yang bertugas menjaga keamanan rumah pribadi Anies kepada para pewarta.

(Baca: Ayah Dilantik, 2 Anak Perempuan Sandi Uno Tetap di Amerika Serikat)

 

Sementara di depan rumah Anies telah siaga dua sepeda motor besar milik polisi dan lima sepeda motor milik Dishub yang akan mengawal perjalan Anies ke Istana Negara.

Rencananya, Anies akan dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun ke depan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, sore nanti pukul 16:00 WIB.

Namun, sebelum sampai ke Istana, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini dan rombongan akan menyambangi Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, untuk melaksanakan salat dzuhur dan berkumpul bersama pasangannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahuddin Uno.

Pasangan Anies-Sandi akan melanjutkan estafet kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode sebelumnya, 2012-2017 yang berakhir 15 Oktober kemarin. Selama lima tahun itu, terhitung tiga gubernur memimpin Jakarta, yakni Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. (julian/yp)