Friday, 16 November 2018

Warsiah, Tukang Nasi Dekat Rumah Sandi: Sebelumnya Dilarang Kelurahan

Senin, 16 Oktober 2017 — 12:27 WIB
Suciasih, pedagang nasi di samping rumah pribadi Sandiaga Uno di Jalan Pulobangkeng, Jaksel tetap melayani pembeli seperti biasa. (Rachmi)

Suciasih, pedagang nasi di samping rumah pribadi Sandiaga Uno di Jalan Pulobangkeng, Jaksel tetap melayani pembeli seperti biasa. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Pasangan suami istri (pasutri) pedagang ini bersyukur Sandiaga Uno terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Soalnya, ia batal tergusur.

Pasangan Warsiah dan Suciasih berjualan nasi. Warungnya yang sederhana berada tepat di samping rumah Sandi di Jalan Pulo Bangkeng, kebayoran Bau, Jakarta Selatan.

(Baca: Karangan Bunga Ahok-Djarot Dibuang, Diganti dari Pendukung Anies-Sandi)

“Kami bersyukur masih diizinkan berdagang di sini oleh Pak Sandi. Sebelumnya kami dilarang jualan sama petugas kelurahan dan kecamatan,” ungkap Warsiah sambil melayani pembeli, Senin (16/10/2017).

Sementara itu, Sandi menyediakan konsumsi berupa soft drink, snack dan 120 nasi kotak untuk wartawan yang meliput jelang pelantikan sore ini. Nasi kotak juga disiapkan untuk petugas keamanan yang bertugas di rumah pribadi Sandi tersebut.

Puluhan nasi kotak itu dipesan dari Rumah Makan (RM) Simpang Ampek di Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru, samping kantor Pemko Jakarta Selatan.

“Kami dapat pesanan 120 kotak seharga Rp22.000 per kotaknya. Alhamdulillah rezeki awal pekan,” kata Sumarno, karyawan RM Simpang Ampek.

Syarif salah satu petugas keamanan di rumah Sandiaga mengatakan bosnya akan berangkat pukul 14.00 dengan hanya menggunakan satu mobil Toyota Alphard B 2631 SFC menuju ke Masjid Sunda Kelapa dikawal dua mobil dari protokoler Pemprov DKI Jakarta. Dari mesjid itu, Sandi akan mendampingi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dalam memimpin ibukota ini. Keduanya bakal dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka sore ini. (rachmi/yp)