Thursday, 22 August 2019

Pemkot Bekasi dan PT KAI Berebut Lahan Parkir Stasiun Bekasi Timur

Selasa, 17 Oktober 2017 — 17:55 WIB
Stasiun Bekasi Timur

Stasiun Bekasi Timur

BEKASI (Pos Kota)-Lahan parkir Stasiun KA Bekasi Timur, jadi rebutan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Pemkot meminta PT KAI tidak memonopoli penarikan retribusi parkir di sejumlah areal stasiun, terutama Stasiun KA Bekasi Timur, “Kami sudah mengirim surat, meminta perusahaan jasa parkir yang menarik retribusi di Stasiun KA Bekasi timur harus dilakukan secara lelang terbuka,” ujar Yayan Yuliana, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Selasa (17/10).

Menurut Yayan, beberapa stasiun sudah dimonopoli perusahaan parkir milik PT KAI, sedangkan Pemkot Bekasi yang juga punya rekanan tidak memiliki akses, “Saatnya sekarang bisa bersaing dengan pengelola parkir yang lain,” lanjut Yayan, sambil mengatakan hal itu dilakukan agar PT KAI memberi kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk menjadi tenaga kerja.

Kondisi parkir di Stasiun KA Bekasi Timur, saat ini dikelola pihak Karang Taruna RW 07
Kelurahan Durenjaya, Bekasi Timur. Sejumlah remaja mengenakan seragam biru dan berlogo Karang Taruna membagikan tiket warna merah muda dengan menulis nomor polisi kendaraan, kepada pengemudi yang parkir di areal tersebut.

Setiap kendaraan yang parkir dikenakan trarif flat sebesar Rp 10 ribu/mobil dan Rp 5.000/unit sepeda motor. Setiap hari ada lebih dari 100 unit sepeda motor dan 40 unit mobil yang parkir di sana.”Saat ini penarikan uang dikelola remaja di sana dan diatur oleh pihak RW,” jelas Yayan.

Stasiun KA Bekasi Timur diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi Sabtu (7/10/2017). Menhub mengatakan bahwa pengoperasian Stasiun Bekasi Timur akan memudahkan warga Bekasi Timur dan sekitarnya yang ingin menuju ke Jakarta.

Stasiun Bekasi Timur yang dibangun sejak Februari 2015 memiliki luas bangunan kurang lebih 870 meter persegi dan memiliki area parkir seluas 16 ribu meter persegi untuk 100 mobil dan 300 motor. Selain itu, Stasiun Bekasi Timur juga memiliki dua unit lift yang ditujukan untuk penumpang lansia dan penyandang disabilitas. (saban)