Saturday, 26 May 2018

Bacok Pelajar SMA

Sempat Dikejar Kejar, Dua Begal Motor Ditangkap Polisi

Rabu, 18 Oktober 2017 — 16:27 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BEKASI (Pos Kota) – Siswa SMA luka parah dibacok begal sepeda motor di depan Perum Asih, Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan, Selasa (17/10) petang.  Korban M (15) berteriak, hingga dua pelakunya berhasil dibekuk aparat kepolisian.

“Korban sudah mendapat perawatan dari tim medis rumah sakit terdekat,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi pada Rabu (18/10/2017).

Dua tersangka pelakunya AD, 17 dan IH, 17, kini mendekam dalam tahanan Mapolsek Bekasi Selatan. Kapolsek  mengatakan, kasus perampokan itu terjadi saat korban sedang mengendarai sepeda motor menuju rumahnya. Saat di depan Perum Puri Asih, tiba-tiba kedua tersangka langsung memepet motor korban.

“Tersangka naik sepeda motor dan memaksa korban untuk menyerahkan kendaraannya,” ujar Dedi, namun karena korban melawan, dua tersangka kesal dan  langsung mengayunkan samurai ke punggung korban hingga terluka.  Warga yang melihat kejadian itu, bergegas melapor petugas di pertigaan Perumahan Kemang Pratama.

“Di pertigaan itu ada dua petugas kami, Aiptu Lewol dan Aipda Parlin. Begitu mendapat informasi itu, keduanya bergegas ke lokasi kejadian,” katanya.

Setibanya di sana, Aiptu Lewol dan Aipda Parlin melihat kedua tersangka sedang merampas sepeda motor korban. Melihat ada petugas, kedua tersangka kabur dan terjadilah aksi kejar-kejaran hingga ke arah Pondokgede. Namun aksi kedua tersangka terhenti dan menyerah setelah kendaraannya dipepet anggota Polantas.

Sebenarnya aksi keduanya disaksikan beberapa warga, namun  mereka tidak berani melawan karena takut dibacok tersangka.

Sementara itu Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan Iptu Purwanto mengatakan, dua tersangka AD dan IH adalah pemuda putus sekolah.  Karena tidak memiliki pekerjaan, mereka nekat melakukan perampokan sepeda motor.

“Kedua tersangka juga memiliki tato di beberapa bagian tubuh. Mereka salah pergaulan, sehingga nekat merampok,” kata Purwanto

Menurut dia, kedua petugas Polantas Aiptu Lewol dan Aipda Parlin sempat melakukan kejar-kejaran dengan tersangka. Beruntung, sepeda motor yang dikendarai tersangka berhasil dipepet petugas.  “Papan nama yang dikenakan di pakaian Aiptu Lewol sempat terlepas karena mereka sempat berontak ketika ditangkap,” jelasnya. (saban/tri)