Tuesday, 25 September 2018

Tramtib di Indramayu Perangi Tempat Maksiat

Kamis, 19 Oktober 2017 — 9:49 WIB
Kepala Seksi Tramtib Kantor Kecamatan Kedokanbunder, Casmudi

Kepala Seksi Tramtib Kantor Kecamatan Kedokanbunder, Casmudi

INDRAMAYU (Pos Kota) – “Perang” lawan maksiat atau Penyakit Masyarakat (Pekat) bukan cuma digelorakan Pemkab Indramayu saja. Pemerintah Kecamatan Kedokanbunder pun melalui petugas Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kecamatan Kedokanbunder selama beberapa malam terakhir ini gencar melaksanakan penertiban, sehingga membuat sejumlah wanita pelayan di warung remang-remang (werem), diskotek dan kafe lari kocar-kacir.

Kepala Seksi Tramtib Kantor Kecamatan Kedokanbunder, Casmudi mengemukakan, penertiban Pekat yang dilakukan jajaran Seksi Trantib Kantor Kecamatan Kedokanbunder sasarannya adalah penertiban warem, diskotek dan kafe yang diduga dijadikan tempat pertemuan. Ketiga tempat hiburan itu berlokasi di Blok Kali Kapur, Gopala dan Blok Lurung Tengah, Desa Kedokan Agung.

“Setelah ditertibkan, kini situasi dan kondisi di lokasi hiburan itu menjadi zero miras, zero prostitusi dan zero perjudian,” ungkap Kepala Seksi Trantib Kantor Kecamatan Kedokanbunder, Casmudi.

Disebutkan, sebelum ditertibkan, para pemilik warem itu sudah dipanggil ke kantor untuk diingatkan dan dibina agar tidak membuka aktivitas usahanya. “Kami menginginkan pemilik warem itu supaya beralih profesi. Setelah dipanggil dan dibina mereka kemudian ternyata masih ketahuan membuka usahanya kembali maka pemiliknya akan berhadapan dengan sangsi hukum,” kata Casmudi.

Penertiban warem dalam rangka meniadakan Pekat di 3 lokasi itu dilaksanakan demi menjaga lingkungan penduduk agar lebih kondusif lagi.

Ia menyebutkan di wilayah Kecamatan Kedokanbunder terdapat sedikitnya 27 warem, diskotek dan kafe. Diakui warem, diskotek dan kafe itu bukan tempat prostitusi. Melainkan hanya menyediakan pelayan makanan dan minuman saja. “Tujuan penertiban Pekat untuk memberikan pembelajaran kepada generasi muda penerus bangsa agar menjadi generasi yang bermoral dan berahlak mulia,” katanya.

Setelah moral dan ahlaknya para generasi muda itu baik nantinya diharapkan bisa mengemban amanah masyarakat membangun desanya. Setelah adanya penertiban Pekat itu situasi dan kondisi di wilayah Kecamatan Kedokanbunder semakin kondusif. “Warem, diskotek dan kafe di tiga loksi itu sudah tutup semua,” katanya.
(taryani/sir)