Friday, 21 September 2018

Kunjungan di Lombok

Jokowi Janji Pada 2019 Bagikan 9 Juta Sertifikat Tanah

Jumat, 20 Oktober 2017 — 16:21 WIB
Presiden Jokowi saat menyerahkan 5.750 sertifikat kepada masyarakat se-Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) di Lapangan Masjid Nurul Bilad, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. (ist)

Presiden Jokowi saat menyerahkan 5.750 sertifikat kepada masyarakat se-Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) di Lapangan Masjid Nurul Bilad, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Joko Widodo menyerahkan 5.750 sertifikat kepada masyarakat se-Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) di Lapangan Masjid Nurul Bilad, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Para penerima sertifikat itu berasal dari sejumlah daerah yang ada di Provinsi NTB, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Utara.

Dalam sambutannya, Jokowi menyatakan bahwa dalam setiap kunjungan kerja ke daerah, dirinya seringkali mendengar keluhan tentang sengketa tanah. Oleh karenanya, pemerintah akan terus berupaya mempercepat penerbitan sertifikat untuk masyarakat di Tanah Air.

“Sekarang kalau sudah pegang, ada yang mengaku-ngaku, bisa tunjukkan buktinya. Ada bukti hak hukum atas tanah,” ucap Kepala Negara.

Jokowi menambahkan tahun ini pemerintah menargetkan lima juta sertifikat yang harus dikeluarkan di seluruh Indonesia. Mengingat selama ini hanya 400 ribu sertifikat yang biasa dibagikan pemerintah selama setahun.

“Tahun depan 7 juta sertifikat, tahun depannya (2019) lagi 9 juta sertifikat. Ini adalah hak bukti hukum atas tanah,” kata Jokowi.

Menurut laporan Kepala BPN, saat ini di Provinsi NTB diperkirakan terdapat 1,66 juta bidang tanah. Namun, baru sebagian yang terdaftar sah secara hukum. “Yang sudah terdaftar baru 862.443 bidang tanah atau 52 persen,” ucap Sofyan Djalil. (Johara/win)