Tuesday, 20 November 2018

Pembeli Lebih Menyukai Mobil Seken Manual

Kamis, 26 Oktober 2017 — 1:38 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

MESKI teknologi otomotif kini cenderung lebih banyak mengadopsi mesin otomatis, namun pasaran mobil manual masih tetap lebih unggul. Hal itu terlihat dari transaksi di Bursa Mobil Seken WTC Mangga Dua yang merupakan pasar mobil bekas terbesar di Indonesia.

“Pembeli masih lebih menyukai mesin mobil seken manual,” kata Steven, pedagang mobil di WTC Mangga Dua Jl Raya Gunung Sahari, Jakarta, kemarin.

“Pasalnya mobil berkopling diyakini lebih awet, meski sebenarnya lebih capek, teruatama saat macet,” tambahnya.

Kekurangan sistem otomatis atau ‘matic’ jika mogok di jalan, tidak bisa diatasi dengan cara didorong, sedangkan manual masih bisa didorong sehingga mesin kemungkinan hidup lagi.

“Mobil matic agak lama lakunya. Kalau manual, lebih cepat. Mungkin pertimbangannya manual lebih murah dibanding matic,” papar Steven yang memajang dagangan manual maupun matic.

ANEKA JENIS

Senior marketing manager WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih menjelaskan bahwa di gedung mal tersebut menyediakan ribuan aneka jenis mobil, baik manual maupun matic.

“Konsumen yang menyukai manual atau matic sama-sama dimanjakan dengan banyaknya pilihan. Di sini terdapat ratusan show room yang memajang lebih dari 2.200 unit mobil,” papar Herjanto.
Di pasar ini juga didukung sejumlah leasing bonafid yang memudahkan konsumen mewujudkan impian memiliki mobil idaman dengan DP rendah dan cicilan ringan. (joko/ds)