Saturday, 25 November 2017

Ini yang Dilakukan Polisi, Jika Bos PT Allianz Life di Luar Negeri

Jumat, 27 Oktober 2017 — 9:34 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan.(yendhi)

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Polisi akan jemputl paksa bos bos PT Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, namun hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengaku akan memerintahkan anak buahnya untuk mengeluarkan surat penjemputan paksa terhadap bos PT Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling. Hal itu setelah ia dua kali mangkir dari pemeriksaan.

Namun, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui keberadaan Presiden Direktur PT Allianz Life Indonesia tersebut. Seperti diketahui, Joachim tercatat sebagai warga negara Jerman.

Jika memang berada di luar negeri Adi Deriyan tegaskan akan bekerjasama dengan Hubungan Internasional untuk mengetahui keberadaan Joachim.

“Kalau ada di luar negeri, kita kerja sama dengan hubungan  inter, untuk keluarkan pemberitahuan berkaitan keberadaan yang bersangkutan, kalau dia dibutuhkan keterangannya sebagai orang yang bersangkut diambil keterangan,” tutur Adi di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (26/10/2017) kemarin.

Selain itu, lanjut Adi, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan imigrasi untuk mencari keberadaan Joachim  “Kalau dia di luar negeri, pastinya apakah yang bersangkutan datang ke Indonesia penuhi panggilan, kalau gak hadir, kita cari dia kerja sama dengan imigrasi,” ujar dia.

Terhadap Joachim penyidik akan menggali seputar tugas, tanggung jawab, dan kewenangan serta kebijakan yang keluarkan oleh Joachim yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Allianz Life Indonesia itu terkait hubungan pihak asuransi dengan kliennya.

Dalam kasus ini, Manajer Klaim PT Allianz Life Indonesia Yuliana Firmansyah juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Joachim dan Yuliana diduga telah melanggar pasal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena diduga mempersulit proses pencairan klaim biaya perawatan rumah sakit.

Laporan terhadap Joachim dan Yuliana tertera dalam Laporan Polisi Nomor: LP/1645/IV/2017/Dit. Reskrimsus tertanggal 3 April 2017. Selain itu juga tertera dalam Laporan Polisi Nomor: LP/1932/IV/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 18 April 2017. (Yendhi/win)