Sunday, 21 October 2018

Mayat Gadis di Boyolali Diduga Korban Perampokan

Sabtu, 28 Oktober 2017 — 13:37 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG ( Pos Kota ) – Polres Boyolali mulai menemukan titik terang atas penemuan mayat peremuan muda yang tewas bersimbah darah di tempatnya bekerja di warung makan “Dapur Kalimi “, Jalan Pandanaran 252, Boyolali, Sabtu subuh (28/10).

Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), polisi menduga kuat, gadis pelayan malang bernama Siti Munawaruh Ratun (17), warga Magelang itu tewas dibunuh perampok.

(BacaGadis Pelayan Warung Makan Tewas Bersimbah Darah)

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi mengatakan, polisi menduga Siti Munawaroh Ratun menjadi korban perampokan. Kesimpulan ini berdasar hasil oleh tkp dan keterangan sejumlah saksi dan pemilik warung makan. “Dari penuturan pemilik warung, korban adalah karyawannya yang setiap hari bekerja sebagai kasir,” ungkap Kapolres kepada wartawan.

Disebutkan , korban yang asalnya dari Magelang itu setiap hari memang tidur di warung tempatnya bekerja . Selain itu, dari hasil oleh TKP, polisi menemukan sejumlah barang yang hilang, di antaranya uang senilai 2,4 juta lebih dan dua ponsel.

Sementara itu, hasil visum terhadap mayat korban diketahui terdapat luka sayatan senjata tajam di leher dan luka tusuk di punggung. Polres Boyolali langsung membentuk tim untuk melacak dan memburu pelaku yang belum diketahui jumlahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Boyolali, Jawa Tengah dikejutkan oleh penemuan mayat wanita muda yang tergeletak di dalam warung makan “Dapur Kalimi ” yang terletak di Jalan Pandaran 252, Sabtu subuh (28/10). Saat ditemukan, mayat wanita bernama Siti Munawaroh Ratun,17, yang belakangan diketahui sebagai kasir warung makan setempat dalam kondisi berlumuran darah. ( Suatmadji/win)