Monday, 24 September 2018

Mandi ke Balaikota

Usai Marathon, Sandi Santap Nasi Uduk Jengkol

Minggu, 29 Oktober 2017 — 10:43 WIB
Sandi membeli nasi uduk di pedagang kaki lima binaan di kompleks Balaikota.(ikbal)

Sandi membeli nasi uduk di pedagang kaki lima binaan di kompleks Balaikota.(ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memilih santapan nasi uduk dengan jengkol usai mengikuti Jakarta Marathon 2017 di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

Setelah melahap jarak 21 kilometer di kategori half marathon, Sandi sempat mampir ke kantornya di Balaikota Jakarta untuk mandi.

Usai mandi, Sandi membeli nasi uduk di pedagang kaki lima binaan di kompleks Balaikota. Nasi uduk dipilih Sandi mengganti energi yang terkuras selama berlari. Pedagang tersebut biasa menggelar dagangan hari Sabtu dan Minggu saat wisata Balaikota dibuka.

“Udah Bu, nasinya segitu aja,” ujarnya Sandi yang menyodorkan uang pecahan Rp100 ribu, Sabtu (29/10/2017).

Sandi pun membawa bungkusan makanan masuk ke dalam mobil. Tidak lama pedagang lain juga memberikan bungkusan berisi jengkol balado yang diterima baik oleh Sandi.

Pedagang yang berjualan di Balaikota merupakan binaan Dinas KUMKMP DKI Jakarta. Mereka diizinkan berjualan di dalam area Balaikota saat dibuka wisata Balaikota. Wisata Balaikota sudah diterapkan pada era Basuki Tjahaja Purnama.

Hudawati, pedagang nasi uduk,  mengaku pendapatannya hanya mengandalkan pengunjung wisata Balaikota. Jika wisata Balaikota ditutup, maka pembelinya berkurang seperti hari ini. Karena itu, Huda menginginkan Wisata Balaikota lembali dibuka.

“Ya tadi juga Pak Wagub nanyain kok sepi? Makanya saya tadi minta Balaikota dibuka lagi. Kan kita pembelinya dari pengunjung aja,” kata Huda.

(ikbal/sir)