Thursday, 13 December 2018

Anies Ingin Sekolah di Jakarta Ajarkan Bahasa Daerah

Senin, 30 Oktober 2017 — 12:21 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (ikbal)

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan terdapat bahasa daerah yang masuk dalam kurikulum pendidikan di DKI Jakarta. Saat ini, pendidikan di Jakarta baru mencakup dua bahasa, bahasa nasional yakni bahasa Indonesia dan bahasa internasional.

Anies berharap perbendaharaan siswa di Jakarta dapat bertambah dengan bahasa lokal. Dengan adanya kurikulum bahasa daerah, dapat melestarikan kebudayaan bahasa di Indonesia.

“Sekarang ini di Jakarta baru ada dua. Satu bahasa Indonesia, satu internasional. Idealnya tiga. Dengan begitu bahasa daerahnya berkembang, bahasa nasional terjaga sebagai pereket, bahasa internasional untuk sampaikan informasi gagasan di kancah global,” kata Anies di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan dengan memiliki tiga bahasa dasar, meski mempelajari bahasa internasional sebagai bahasa universal tapi tidak meninggalkan akar budaya dengan mempertahankan bahasa lokal.

“Di masa depan saya bayangkan anak kita mudah-mudahan miliki tiga bahasa. Satu bahasa daerah, satu bahasa Indonesia kemudian bahasa internasional. Kita perlu tiga-tiganya,” pungkas Anies.
(ikbal/sir)