Saturday, 25 November 2017

Banyak Pegawai DKI Terlambat Upacara, Ini Sanksi Anies

Senin, 30 Oktober 2017 — 10:37 WIB
Sebagian PNS DKI yang terlambat untuk mengikuti upacara Sumpah Pemuda di Lapangan IRTI Monas. (ikbal)

Sebagian PNS DKI yang terlambat untuk mengikuti upacara Sumpah Pemuda di Lapangan IRTI Monas. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan menjatuhkan puluhan pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlambat mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Diketahui puluhan PNS tertahan di depan gerbang IRTI Monas karena terlambat mengikuti upacara uang dimulai tepat pukul 07:30. Pemandangan tersebut sebenarnya bukan hal baru, pasalnya setiap Pemprov DKI menggelar upacara di Kawasan Monas, selalu ada PNS terlambat.

“PNS yang nanti dapat sanksi,” tegas Anies.

Sementara itu Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menjelaskan bentuk sanksi yang akn diberikan teguran keras. Menurut Saefullah teguran diberikan secara berjenjang. Namun menurutnya, sanksi tersebut belum sampai ke pemotongan tunjangan kinerja darah (TKD) pegawia.

“Saya sudah minta Pak Agus (Kepala BKD) supaya kasih perhatian keras. Perhatian kerasnya kita sesuai aturan. Teguran lisan, kenapa terlambat. Kalau lebih keras lagi, dibuatkan surat. Teguran tertulis. Itu paling rendah, teguran lisan dan teguran tertulis,” ungkap Saefullah.

(ikbal/sir)