Monday, 24 September 2018

Ini Kronologi Penculikan Bocah Warga Negara Korea Selatan

Kamis, 2 November 2017 — 1:52 WIB
Dengan diborgol dua penculik WN Korea Selatan digiring ke Polda Metro

Dengan diborgol dua penculik WN Korea Selatan digiring ke Polda Metro

JAKARTA (Pos Kota) – Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan membeberkan kasus penculika bocah Warga Negara Korea Selatan di Mapolda Metro, Kamis (2/11/20017) dinihari WIB.

Menurut Hendy, sebetulnya antara pelaku dan orangtua korban penculikan saling mengenal. Sedangkan terduga yakni Baik Jongwoon (40) dan Sea Songwoon (38) masih saudara sepupu.

Penangkapan pelaku setelah Polda Metro Jaya menerima laporan dari Kedutaan Besar Korea Selatan yang menyebut warganya yang masih di bawah umur menjadi korban penculikan oleh warga Korea juga yang dibawa kabur ke Jakarta.

“Kami menerima laporan dari Kepolisian Korea melalui Kedubes Korea untuk membantu melakukan pencarian sekaligus pengungkapan terkait dengan adanya laporan penculikan terhadap KH (10) yang diduga diculik oleh dua pelaku yang juga Warga Negara Korea,” kata Hendy .

Hendy menjelaskan, peristiwa bermula pada 24 Oktober 2017 dimana korban dibawa pelaku dari Korea menuju Bali dengan dalih untuk diajak liburan.

“Kemudian tanggal 25 (Oktober 2017) satu pelaku Baik Jongwoon ini menghubungi orangtua korban meminta sejumlah uang. Hari itu juga orangtua korban melakukan transfer sejumlah 50 juta Won,” kata Hendy.

Kemudian 31 Oktober 2017 pelaku Baik Jongwoon menyusul dari Korea menuju Jakarta dengan membawa ketiga anaknya.

(Baca: Dua Penculik Bocah Warga Negara Korea Selatan Digiring ke Polda Metro)

 

“Tanggal 31 orangtua korban juga mentransfer uang sebesar 100 juta Won. Total yang ditransfer orangtua korban atas permintaan Baik Songwoon ini Rp 1,8 milyar,” kata Hendy.

Pelaku dijelaskan Hendy, dibekuk di dua lokasi dimana penangkapan pertama di hotel di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, polisi menangkap Baik Jongwoon dan mengamankan korban KH (10), termasuk satu anak laki-laki Baik Jongwoon juga berada di hotel tersebut.

“Lalu rekannya yang kita duga sebagai pelaku, Sae Songwoon kita amankan di bandara. Karena dia kita duga akan kembali ke Korea bersama dengan dua anak-anak perempuan yang sudah kita amankan di Jatanras,” tandas dia

“Dari laporan polisi Korea satu yang diculik inisial KH. Kemudian yang ketiga ini anak dari Baik Jongwoon. Jadi pelaku memanfaatkan anak-anaknya untuk mengajak KH untuk diajak liburan ke bali. Ketika diajak liburan pelaku meminta sejumlah uang kepada orangtua KH,” lanjut Hendy meyudahi. (Yendhi/b)