Tuesday, 20 November 2018

Istri Penculik Warga Negara Korea Selatan Ikut Ditangkap

Jumat, 3 November 2017 — 18:12 WIB
Dua penculik WN Korea Selatan digiring ke Polda Metro

Dua penculik WN Korea Selatan digiring ke Polda Metro

JAKARTA (Pos Kota) – Istri Baik Jongwoon tersangka penculikan HK bocah asal Korea Selatan berusia 10 tahun telah ditangkap oleh Kepolisian Korea Selatan. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Menurut Argo, istri Baik Jongwoon yang tidak disebutkan identitasnya turut serta dalam aksi penculikan terhadap HK. Doa berperan mendatangi rumah orangtua HK untuk meminta uang tebusan.

“Istrinya sudah ditangkap ya oleh Kepolisian Korea Selatan dan telah ditahan. Pelaku ditangkap kemarin,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (3/11/2017).

Kepada orangtua HK, istri Baik Jongwoon meminta uang tebusan sebesar Rp 1,8 miliar yang disepakati dan dibayar secara bertahap dengan cara transfer ke rekening Baik Jongwoon.

“Pertama itu kirim 50 juta Won kemudian keduanya 100 juta Won, jadi kalau dirupiahkan sekitar Rp 1,8 miliar,” ucap Argo.

Modus pelaku melakukan penculikan karena faktor ekonomi meski tidak dijelaskan secara rinci apakah punya hutang pihutang atau kekurangan biaya untuk kebutuhan hidup. “Hanya faktor ekonomi ya,” kata Argo singkat.

Diberitakan sebelumnya, Kedutaan Besar Korea Selatan melapor ke Polda Metro Jaya untuk meminta bantuan mencari warganya seorang anak usia 10 tahun yang menjadi korban penculikan oleh dua orang yang juga warga Korea Selatan dengan dibawa terbang ke Jakarta.

Tidak butuh waktu lama tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang langsung di pimpin oleh Hendy menangkap dua tersangka didua tempat berbeda. Tersangka Baik Jongwoon (40) dibekuk di sebuah hotel dikawasan Sudirman, Jakarta Selatan saat bersama korban dan seorang anak laki-laki putra dari pelaku.

Sedangkan tersangka Sea Songwoon diamankan di Bandara Soekarno Hatta bersama dua orang anak perempuan yang merupakan anak Baik Jongwoon, mereka hendak bertolak ke Korea Selatan.

Dua pelaku diketahui masih bersaudara sepupu sedangkan antara pelaku dan orangtua korban saling kenal. Baik Jongwoon melibatkan anaknya agar orangtua korban tidak curiga anaknya dibawa dengan dalih diajak liburan. Selama dibawa kabur orangtua KH sudah melakukan transfer Rp 1,8 miliar sebagai tebusan. (Yendhi/b)