Tuesday, 20 November 2018

Lestarikan Jamu Tradisional Desi Dinobatkan Jadi Pemuda Pelopor

Jumat, 3 November 2017 — 15:13 WIB
Desi Widayanti,22, warga Jakarta Selatan diapit kedua orangtua, saat meraih juara I nasional bidang pangan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). (Rachmi)

Desi Widayanti,22, warga Jakarta Selatan diapit kedua orangtua, saat meraih juara I nasional bidang pangan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). (Rachmi)

BUAH jatuh tidak jauh dari pohonnya. Begitulah yang dialami Desi Wijayanti,21, warga Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Meneruskan usaha jamu sang ibu secara turun menurun, Desi dinobatkan sebagai pemuda pelopor dan meraih juara I nasional bidang pangan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Sejak kecil saya senang bantu ibu membuat jamu, sambil saya ikut minum jamu. Rutin minum jamu, badan jadi bugar dan fit lho,” kata Desi di markasnya di Kuningan Barat, kemarin.

Sekitar 3 tahun ini Desi semakin aktif menerapkan ilmu membuat jamu yang diturunkan dari Lasmi, ibu dan mbahnya. Ini seiring kesibukan Lasmi yang kian sering diundang ke daerah untuk membagi pengalamannya di bidang jamu.

Dengan memperkerjakan 5 karyawan, Desi mampu meraih omset sekitar Rp10 juta per bulan. Jamu gendong dengan merek ‘Lestari’ ini selain dipasarkan di rumah produksinya, juga dengan motor oleh pasukan Desi antara lain ke kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Serta melalui jaringan di media sosial. Ia juga getol ikut bazar dan berbagai pameran untuk semakin mempromosikan usahanya ke masyarakat luas.

Selain tetap membuat aneka minuman jamu gendong warisan sang ibu, Desy berkreasi membuat 2 varian/jenis jamu berlabel: “Namaku” untuk dikonsumsi anak-anak yang terbuat dari nanas, mangga dan kunyit. Serta jamu “Mamanes” yakni mangga, meniran dan nanas.

Kepala Suku Dinas Olahraga dan Pemuda (Sudin Orda) Jaksel, Eko Pudjiharyanto didampingi Kepala Seksi Kepemudaan Sudin Orda Jaksel, Dadang mengapresiasi Desi sebagai juara pertama lomba Pemuda Pelopor Bidang Pangan oleh Kemenpora.

“Kami bangga dan bersyukur atas keberhasilan Desi yang menggeluti usaha jamu mampu meraih juara I tingkat nasional bidang pangan,” kata Eko.

Dikatakannya lomba tersebut meliputi 5 bidang yakni pendidikan, pangan, sosial, budaya pariwisata, pengolaan sumber daya alam dan lingkungan, serta inovasi teknologi.

Eko optimis dan berharap kesuksesan Desi ini dapat menginspirasi kaum muda lainnya untuk semakin kreatif dan produktif, sehinggal menjadi momentum kebangkitan pemuda di Jaksel dan di Indonesia pada umumnya. (Rachmi/Tri)