Wednesday, 13 December 2017

41 Kali Menjambret, Dua Bandit Mati Ditembak

Senin, 6 November 2017 — 19:27 WIB
Polisi memaparkan pengungkapan kasus jambret

Polisi memaparkan pengungkapan kasus jambret

MEDAN (Pos Kota) – Dua pelaku jambret tewas setelah ditembak polisi di Jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara Senin (6/11) . Jasad Bayu Pratama,21, warga Jalan Sei Mencirim, Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumut dan Ronny Wijaya,19, penduduk Jalan Tani Asli, Gang Haji Havas Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumut, dibawa ke rumah sakit.

Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan pelaku ditembak mati polisi setelah menjambret guru SD Negeri di Medan.

Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan satu unit sepeda motor BK 4101 AGP, dua senjata tajam (sajam), satu pisau lipat, 10 dompet, enam tas sandang, beberapa pasang pakaian, belasan hp, perhiasan dan uang Ringgit Malaysia.

“Kedua pelaku sudah 41 kali melakukan aksi kejahatan. Mereka spesialis pelaku jambret. Pelaku melawan petugas saat diitangkap,”kata Tatan.

Dijelaskan Tatan, terakhir kali pelaku beraksi Kamis (2/11) di Jalan Sunggal, Medan. Korban Orni, guru SD, dengan menumpang becak bermotor hendak pulang ke rumah.

Saat tumpangan korban melintas di Jalan Sei Sekambing, Medan, kedua pelaku langsung merampas tas korban.

Korban berusaha mempertahankan tasnya. Saat terjadi tarik menarik tas, korban terjatuh ke aspal dan tangannya patah.

Setelah kejadian itu, personil Polsek Sunggal dan Polrestabes Medan melakukan penyelidikan.

Penyelidikan berbuah hasil. Kedua tersangka yang sedang nongkrong di warung tak menduga sedang dipantau polisi.

Saat hendak ditangkap, kedua pelaku berusaha kabur dan melawan petugas. Akhirnya, petugas menembak mati kedua pelaku. “Jenajah kedua pelaku berada di RS Bhayangkara Medan,”tutup Tatan. (samosir)