Tuesday, 25 September 2018

Benyamin Sueb Hidup Lagi lewat Reza Rahadian

Senin, 6 November 2017 — 6:12 WIB
Sutradara Hanung Bramantyo dan
 Reza Rahadian

Sutradara Hanung Bramantyo dan Reza Rahadian

JAKARTA – Nama Benyamin Sueb tak pudar di perfilman nasional dan melekat padanya aksi komedinya yang khas. Selain itu, Benyamin juga dikenal penyanyi pop Betawi, gambang kromong, yang tak tergantikan sejak era ’70-an.

Kini setelah sukses menghidupkan Warkop DKI, giliran Bang Ben – panggilan akrab ikon Betawi itu, dicoba dihidupkan kembali ke layar lebar. Sutradara kondang Hanung Bramantyo turun tangan sendiri menghidupkan pasangan penyanyi Ida Royani itu, dengan menunjuk aktor serba bisa, Reza Rahadian sebegai pemerannya.

Benyamin S yang meninggal pada 1995, akan “ hidup lagi” lewat satu lakonnya yang kondang, “Benyamin S Biang Kerok”

Apakah Reza yang sebelumnya sukses memerankan boss bloon di film komedi sukses ‘My Stupid Boss’ bakal sukses menghoidupkan Benyamin? Hanung menyatakan, penonton lah yang akan menjadi pihak pertama yang mengadili akting Reza.

“Sulit membuat film dari tokoh legenda, bagaimana merealisasikan ekspektasi dari penonton. Ini kan penggemarnya gila. Militan,” kata Hanung.

Hanung sadar bahwa Bang Ben tak ada duanya dari berbagai aspek. Dalam film, musik dan seni lain Bang Ben memiliki karakter tersendiri.

“Kalau Reza main sebagai Tjokroaminoto, Tjokro bukan bintang film tapi politisi. [Tapi sekarang] Reza main sebagai Bang Ben, yang merupakan bintang film dan laku saat itu. Ini kesulitan yang berlipat,” kata Hanung.

Kesulitannya justru bukan pada wajah, karena menurut Hanung sosok seseorang tak selalu harus diidentikkan dengan tampang. Reza mungkin tak mirip Benyamin, tapi ia bisa ‘menjelma’ lewat suara, gaya bicara, tertawa, bahkan gerak tubuh.

Tapi Hanung yakin Reza Rahardian sukses. “Kami ingin membuktikan Reza bukan hanya tampang, tapi gerak tubuh dan suara pun bisa mirip Bang Ben,” kata Hanung.

Reza sendiri mengaku sudah mendalami sosok Benyamin. Ia sudah membaca naskah dan menonton film Benyamin selama sebulan belakangan untuk pendalaman karakter. Kurang lebih ada lima film Bang Ben yang ia tonton.

Menurut Reza, Bang Ben punya gaya dan gimmick berbeda dalam setiap film yang dibintangi. Bukan hanya gaya tertawa. Nyengirnya saja sudah menjadi sesuatu yang khas. “Itu yang coba saya ambil. Tapi pasti ada interpretasi baru dari karakter yang disesuaikan dalam cerita, karena [cerita] film ini enggak meniru film sebelumnya,” kata Reza.

Soal logat Betawi, Reza mengaku sudah biasa. Ia yang tinggal di kawasan Cinere, Depok, selama 17 tahun terbiasa mendengar orang berbincang dengan logat Betawi.

Benyamin Biang Kerok akan menjadi film pertama Reza di mana ia harus bernyanyi dan menari. Semua adegan itu dilakukan sendiri oleh Reza tanpa pemeran pengganti.

“Ada rekaman untuk beberapa lagu yang muncul dengan nuansa Betawi. Ada duet sama pemeran perempuan,” kata Reza.

Tentang siapa aktris perempuan yang akan mendampingi, sampai kini masih dirahasiakan. Hanung hanya membocorkan, aktris tersebut merupakan pendatang baru.

Prosuder Benyamin Biang Kerok, Frederica mengatakan film tersebut akan dibagi menjadi dua bagian. Penyelesaiannya kini sudah sampai 99 persen.

Film bagian pertama akan dirilis pada Maret mendatang sebagai hadiah ulang tahun. Kebetulan, kata Frederica, Reza dan Bang Ben sama-sama lahir di bulan Maret.

Hanung berharap film ini dapat memenuhi ekspektasi penggemar Bang Ben. Ia ingin penonton merasa Bang Ben hidup lagi setelah melihat film tersebut. (dms)