Monday, 19 February 2018

JK: Periksa Novanto, KPK Tak Perlu Izin Presiden

Selasa, 7 November 2017 — 18:36 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla

JAKARTA (Pos Kota) -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa periksa Ketua DPR Setya Novanto terkait kasus dugaan korupsi proyek E-KTP. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebutnya, tidak perlu ada izin Presiden Joko Widodo.

“KPK tidak butuh izin untuk memeriksa, kalau Polisi memang. Tapi kalau KPK ada UU sendiri, tidak perlu izin Presiden,” katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

JK mengungkapkan itu menanggapi sikap Novanto yang ogah memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan alasan lembaga itu belum mengantongi izin dari Presiden. Pengacara Novanto Frederic Yunadi juga menyebutkan bahwa KPK harus mengantongi izin Presiden sebelum memeriksa kliennya.

Lebih lanjut JK meminta Novanto menaati proses hukum yang berjalan di KPK. “Sebagai pimpinan DPR dia harus taat kepada hukum yang dibuat oleh DPR sendiri,” kata JK.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga menanggapi beredarnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama Ketua DPR Setya Novanto, yang diteken Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman 3 November 2017. “Saya tidak tahu apakah sudah (tersangka) atau tidak,” ucapnya.

Sebelumnya KPK telah menetapkan Novanto sebagai tersangka kasus E-KTP pada 17 Juli 2017. Namun pada 29 September 2017 hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar mengabulkan gugatan praperadilan Novanto sehingga penetapan sebagai tersangka gugur.(us)