Thursday, 23 November 2017

Tolak Panggilan KPK, Novanto Buat Surat Sakti Berlogo DPR

Selasa, 7 November 2017 — 21:37 WIB
Setya Novanto.(dok)

Setya Novanto.(dok)

JAKARTA (Pos Kota) –Berbagai upaya dilakukan Ketua DPR ‎ Setya Novanto untuk menghindari Komisi Pemberantasan Korupsi.Untuk menjadi saksi tersangka kasus E-KTP Direktur Utama PT. Quadra Solution Senin (6/11) pun Novanto menghindar.

Bahkan Setya Novanto, kata kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, memerintahkan membuat surat yang menyebutkan dia tidak bisa datang ke KPK di atas kop surat berlogo DPR. “Dalam hal ini semua dilakukan oleh Pak Setnov sendiri bukan saya,” katanya.

Frederich mengaku tidak bisa menyentuh organisasi karena dirinya bukan advokat yang disewa oleh lembaga DPR. Sebagai pengacara, Fredrich mengatakan akan memberikan pendapat hukum (legal opinion) terhadap klien.

“Begitu beliau terima surat panggilan, minta pendapat saya, saya bikinkan (LO) kemudian mereka koordinasi sendiri. Saya tidak membaurkan antara pribadi dan dinas,” kata dia.

Novanto menolak menghadiri pemeriksaan KPK dengan alasan lembaga ini belum mendapatkan izin dari Presiden Joko Widodo untuk memeriksanya. Ia berdalih ada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 76/PUU-XII/2014 soal uji materi Undang-Undang Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.‎

Sudah kesekian kalinya, Novanto tidak menghadiri panggilan KPK untuk diperiksa. Diantaranya dia beralasan sakit hingga dirawat, sedangkan kali ini berdalih belum ada surat izin Presiden Joko Widodo.(us)