Saturday, 25 November 2017

Nunggak Pajak, Tiga Rumah Mewah Dipasang Spanduk

Rabu, 8 November 2017 — 8:46 WIB
Camat Kelapa Gading dan Kepala UPPRD melakukan pemasangan stiker di rumah mewah. (wandi)

Camat Kelapa Gading dan Kepala UPPRD melakukan pemasangan stiker di rumah mewah. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) – Menunggak pajak, tiga rumah mewah yang di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dipasang spanduk pengumuman nunggak pajak. Pemasangan ini dilakukan karena wajib pajak (WP) hingga saat ini belum melunasi kewajibannya membayar sejak tahun 2006 hingga 2017.

Camat Kelapa Gading, Manson Sinaga mengakui pihaknya memasang stiker kepada rumah mewah yang masih menunggak pajak. Hal ini dilakukan tujuannya membuat efek jera bagi penunggak pajak sehingga mereka akan segera melunasi kewajibannya.

“Sebenarnya ada 8 wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya membayar pajak. Dari jumlah itu 3 rumah mewah yang kami pemasang stiker dengan tujuan agar ada efek jera, empat wajib pajak yang sudah membuat surat pernyataan kesanggupannya untuk membayar,” kata Manson Sinaga.

Diakui oleh Camat memang saat ini pihaknya bersama Unit Pelayanan Pajak Ristribusi Daerah (UPPRD) Kec Kelapa Gading terus melakukan penyisiran rumah-rumah maupun bangunan yang belum memenuhi kewajibannya. Diharapkan kedepan cara ini tidak akan ada lagi warga yang menunggal pajak.

Sementara itu Kepala UPPRD Kecamatan Kelapa Gading, Walden Nadeak menambahkan, total tunggakan pajak di wilayah Kelapa Gading mencapai Rp 1 miliar. Untuk memenuh pihaknya terus penyisiran dan menagih kepada wajib pajak. Selain itu pihaknya juga memberikan stiker pemasangan kalau yang bersangkutan belum melunasi kewajibanya.

“Bagi wajib pajak yang dipasang stiker diberikan kesempatan selama 14 hari untuk melunasi kewajibannya. Jika belum membayar juga maka penagihan berikutnya akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pendampingan,”terang Walden Nadeak.

Diungkapkan oleh Kepala UPPRD, sebelum pihaknya memasangan stiker, para penunggak sudah diberikan surat teguran tiga kali. Namun karena hingga tidak ada tanggapa positif oleh pemilik pihaknya melakukan pemasangan tersebut.

(wandi/sir)