Wednesday, 13 December 2017

Pemkot Jaksel Apresiasi Pos Kota Gulirkan Pertanian Masuk Kota

Kamis, 9 November 2017 — 12:26 WIB
Wakil Walikota Jaksel, Arifin (tengah), Pemred Pos Kota, H. Toto Irianto, Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali, Ketua TP-PKK Kecamatan Kebayoran Lama, Aluyah Sayid Ali, Kabag Tapem Jaksel, Iwan Santosa dan para lurah se-Kecamatan Kebayoran Lama saat pembukaan pelatihan hidroponik di aula kantor Kecamatan Kebayoran Lama. (Rachmi)

Wakil Walikota Jaksel, Arifin (tengah), Pemred Pos Kota, H. Toto Irianto, Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali, Ketua TP-PKK Kecamatan Kebayoran Lama, Aluyah Sayid Ali, Kabag Tapem Jaksel, Iwan Santosa dan para lurah se-Kecamatan Kebayoran Lama saat pembukaan pelatihan hidroponik di aula kantor Kecamatan Kebayoran Lama. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemko Jakarta Selatan mengapresiasi terobosan Harian Pos Kota dalam menggulirkan pertanian masuk kota kepada masyarakat. Upaya ini sangat penting agar warga ibukota khususnya warga Jaksel dapat mandiri dan tidak konsumtif termasuk di bidang pertanian.

“Terima kasih kepada Pos Kota yang merangkul dan memotivasi warga untuk menerapkan budaya pertanian di tengah kota. Keterbatasan lahan bukan jadi penghalang karena bisa dengan hidroponik, yang penting tekad dan semangat agar bisa mandiri,” tandas Wakil Walikota Jaksel, Arifin didampingi Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali saat pembukaan pelatihan hidroponik di aula kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Kamis (9/11/2017).

Kegiatan ini digarap produsen pipa Power kerjasama dengan Harian Pos Kota dan Pemprov DKI Jakarta. Turut hadir Sekretaris Kecamatan Kebayoran Lama, Habib Asy’ari, Ketua TP-PKK Kecamatan Kebayoran Lama, Aluyah Sayid Ali, para lurah se-Kecamatan Kebayoran Lama, kader PKK, serta perwakilan dari Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP).

Dalam menggelorakan semangat pertanian hidroponik bagi masyarakat luas, Arifin menginstruksikan seluruh lurah di Jaksel untuk bisa menjadi contoh dari pola pertanian tersebut (hidroponik). Berbagai tanaman mulai tanaman hias hingga tanaman produktif bisa ditanam sehingga kantor kelurahan menjadi ijo royo-royo, indah dan teduh.

“Masyarakat yang datang ke kantor kelurahan tentu semakin senang karena melihat kondisi kantor yang hijau, asri dan indah dipandang mata” ujar Arifin.

Hal senada dilontarkan camat Kebayoran Lama, Sayid Ali. Ia mendukung kegiatan ini karena sangat penting untuk mendukung pembangunan ramah lingkungan, meningkatkan kualitas gizi serta mendongkrak penghasilan masyarakat.

“Tahun lalu harga sekilo cabe merah menyamai harga sekilo daging sapi. Saat itu ibu-ibu rumah tangga mengeluh harga cabe selangit. Dengan teknik hidroponik, kaum ibu bisa lebih mudah tanam cabe dan sekitar 4 bulan sudah bisa dipanen, begitu pula dengan aneka jenis tanaman lainnya,” ungkap Sayid Ali.

Ia menambahkan lomba hidroponik ini melibatkan 30 kelompok antara lain dari 6 kelurahan di Kecamatan Kebayoran Lama, kecamatan, puskesmas, sekolah dan RPTRA. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang.

Pemimpin Redaksi Harian Pos Kota, H. Toto Irianto menjelaskan Harian Pos Kota peduli terhadap ketahanan pangan, salah satunya direalisasikan melalui program Pertanian Perkotaan. Dengan menggandeng pipa Power yang tidak menggunakan bahan timbal, diharapkan dapat semakin mendukung pertanian masuk kota melalui teknik hidroponik.

“Melalui program pertanian perkotaan, Pos Kota berupaya mengedukasi masyarakat ibukota untuk tetap bertani melalui sistem hidroponik secara rutin dan berkelanjutan,” kata Toto.

(rachmi/sir)