Thursday, 23 November 2017

Pengacara Novanto Laporkan KPK ke Polisi

Jumat, 10 November 2017 — 19:22 WIB
Frederich Yunadi

Frederich Yunadi

JAKARTA (Pos Kota) –Jadi tersangka lagi dalam kasus yang sama, Ketua DPR Setya Novanto melalui kuasa hukumnya ingin mengulang sukses. Kuasa Hukum Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyatakan bakal mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka kliennya yang kedua kali dalam kasus yang sama.

Novanto ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik. “Kita akan mengajukan gugatan praperadilan,” kata Fredrich, Jumat (10/11).

Fredrich juga mengatakan akan melaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke kepolisian, atas dugaan melakukan tindak pidana melawan putusan pengadilan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 29 September lalu. Fredrich mengungkapkan putusan praperadilan saat itu sudah memerintahkan tidak boleh menyidik Setya Novanto dalam kasus sama dugaan korupsi E-KTP.

(Baca: Sah, Ketua DPR Tersangka)

Menurut Friedrich, meski KPK memiliki bukti yang baru, kuat, dan jumlahnya mencapai satu juta lebih, tetap tidak bisa menjerat Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar itu sebagai tersangka di kasus E-KTP. “Putusan praperadilan sangat tegas, memerintahkan KPK untuk menghentikan penyidikan terhadap Setya Novanto dalam kasus KTP-el. Itu artinya KPK tak boleh melakukan penyidikan apa pun alasannya,” katanya.

Jika KPK melanjutkan, berarti telah melawan putusan pengadilan. “Efeknya, dia (KPK, Red) akan saya jerat dengan tindak pidana. Begitu saja, simpel kan,” tutur dia.(us)