Wednesday, 14 November 2018

Gagal Cabuli Kakak Ipar, Pedagang Tempe Malah Masuk Penjara

Sabtu, 11 November 2017 — 7:22 WIB
Petugas menyita barang bukti sepasang sendal milik pelaku yang tertinggal sewaktu kejadian di rumah korban serta kalung titanium korban

Petugas menyita barang bukti sepasang sendal milik pelaku yang tertinggal sewaktu kejadian di rumah korban serta kalung titanium korban

DEPOK (Pos Kota) – Anggota buser Polsek Sawangan mengamankan seorang pria yang mencabuli kakak iparnya sendiri di daerah Bojongsari, Kota Depok, Sabtu (11/11) dini hari. Selain itu juga mencabuli kakak ipar, terduga juga menganiayaanak korban pada saat kejadian di lokasi.

Kapolsek Sawangan AKP Suwardji mengatakan pelaku H,27, pedagang tempe, dibekuk anggota buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sawangan Iptu Ahmad Saifulloh setelah menerima laporan dari korban RS,28, kakak ipar pelaku telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan tersangka.

Kapolsek menjelaskan peristiwa itu berawal ketika pukul 01:30 WIB saat korban berdua dengan anak perempuan berusia 10 tahun sedang tidur dalam kamar. Tiba-tiba pelaku masuk diam-diam melalui jendela kamar langsung mencoba menggerayangi tubuh korban lalu korban terbangun.

“Selain RS, saat kejadian putri korban juga terbangun dan langsung teriak minta tolong. Panik, lalu pelaku menjambak rambut bocah berusia 10 taun itu setelah itu kabur,”ujarkapolsek .

Mantan Wakapolsek Limo ini menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku saat dimintai keterangan oleh penyidik tersangka rupanya menaruh hati alias suka kepada korban.

“Alasan suka sama korban pelaku nekat mencoba menggerayangi tubuh korban. Padahal kedua belah pihak masing-masing telah berkeluarga dan masih ada hubungan saudara,”katanya.

Setelah korban melapor ke SPKT Polsek Sawangan, lanjut Kapolsek, anggotanya langsung memburu pelaku dan ditangkap di Pasar Pamulang saat sedang jualan tempe.

“Pelaku dikenakan Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dan Pasal 80 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dibawah umur ancaman hukuman diatas 10 tahun,”tambahnya.
Barang bukti yang disita petugas yaitu kalung korban yang putus, sepasang sendal pelaku yang tertinggal saat kejadian, dan visum. (Angga)