Monday, 19 November 2018

Jokowi: Penting Bangun Sinergi ASEAN dan APEC

Sabtu, 11 November 2017 — 10:53 WIB
Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana bersama Presiden AS Donald Trump ketika menghadiri dinner. (ist)

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana bersama Presiden AS Donald Trump ketika menghadiri dinner. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi mengikuti pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue dan pertemuan APEC-ASEAN Leaders yang digelar pada Jumat sore (10/11) di kawasan Furama Resort, Da Nang, Viet Nam.

Setelah tiba di Da Nang, Vietnam, Jokowi langsung mengikuti pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue dan pertemuan APEC-ASEAN Leaders yang digelar pada Jumat, 10 November 2017 di kawasan Furama Resort, Da Nang, Viet Nam.

Dalam ABAC Dialogue, Jokowi menegaskan pentingnya pembangunan ekonomi yang terbuka dan inklusif guna mengatasi masalah ketimpangan yang terjadi di sejumlah negara di dunia. Apalagi Indonesia dinilai telah berhasil menerapkan sistem pembangunan inklusif melalui sejumlah program perlindungan sosial di Tanah Air.

“Kita dinilai berhasil menyeimbangkan dan mengkombinasikan antara pertumbuhan dan” “equity” . Misalnya melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dinilai mengkombinaksikan pertumbuhan dan distribusi, serta mengurangi ketimpangan,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir usai mendampingi Jokowi dalam pertemuan APEC-ASEAN.

Di samping itu, dalam pertemuan APEC-ASEAN yang pertama kali digelar berkat inisiatif Viet Nam tersebut, Presiden Jokowi juga menyatakan pentingnya membangun sinergitas yang solid antar negara anggota APEC maupun ASEAN.

Indonesia sebagai pendiri kedua organisasi itu pun memiliki peran penting dalam mewujudkan sinergitas tersebut. “Di satu sisi kita ikut berperan dalam membentuk ASEAN dan APEC, namun pada saat yang sama perkembangannya harus juga memberikan kontribusi kepada kita secara nasional,” ungkap A.M. Fachir.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah pemimpin negara pun memberikan apresiasi dan pandangan positif terhadap pesan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam forum tersebut.

“Australia terutama dalam hal perdagangan karena ARCEP potensial maka akan segera digulirkan. Kalau Free Trade Area of Asia Pacific masih jauh,” ucap A.M. Fachir.

Pada malam hari, Jokowi  dan Ibu Negara Iriana Joko menghadiri Gala Dinner KTT APEC bersama pemimpin APEC lainnya di Sheraton Resort Da Nang, Vietnam. Tiba di lokasi, Presiden bersama Ibu Iriana disambut Presiden Vietnam Tran Dai Quang dan Ibu Nguyen Thi Hien, setelah itu berfoto bersama dengan para Pemimpin APEC.  (Johara/win)