Thursday, 22 August 2019

Kunjungi Kepulauan Seribu, Ini yang Dilakukan Gubernur Anies

Sabtu, 11 November 2017 — 14:49 WIB
Anies Baswedan mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu (julian)

Anies Baswedan mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu (julian)

JAKARTA (Pos Kota) – Untuk pertama kalinya semenjak dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Sabtu (11/11/2017).

Dalam kunjungan pertamanya ini, Anies menekankan perlu adanya pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendukung kegiatan wisata di wilayah perairan ibukota itu.

“Saya berharap masyarakat pulau, dunia usaha, BUMD, mitra kerja serta semua pihak, terus memberi kontribusi dalam meningkatkan perekonomian warga dengan mengembangkan UMKM yang pada gilirannya mewujudkan destinasi wisata di Kepulauan Seribu,” kata Anies.

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, berbagai kegiatan yang perlu diperhatikan, antara lain peningkatan kelestarian lingkungan, konservasi sumber daya alam, ekonomi, sosial budaya dan kesejahteraan rakyat.

” Kemudian kegiatan pariwisata, peningkatan kualitas kehidupan masyarakat nelayan melalui peningkatan budidaya laut, serta pemanfaatan sumber daya perikanan dengan konservasi ekosistem terumbu karang dan mangrove,” ujarnya.

Kedatangan Anies didampingi istri, Fery Farhati Ganis, bertepatan dengan gelaran Pekan Festival Dwi Windu yang diadakan sebagai wujud peringatan Hari Ulang Tahun ke-16 Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Kegiatan ini selain dimaksudkan untuk mengembangkan UMKM Kepulauan Seribu sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, juga dimaksudkan untuk menarik wisatawan agar lebih mengenal budaya dan kuliner khas Kepulauan Seribu.

Festival ini meliputi serangkaian acara yang telah dimulai sejak 6 November 2017 dan ditutup pada 12 November 2017. Adapun rangkaian acara tersebut terdiri dari:

  1. Bazaar Produk Unggulan Kepulauan Seribu
  2. Festival Kuliner Kepulauan Seribu
  3. Launching logo Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
  4. Launching Kapal Pelayanan RSUD Kepulauan Seribu
  5. Aksi bersih-bersih pulau bersama bersama ASN dan warga
  6. Perlombaan yang melibatkan masyarakat
  7. Talkshow
  8. Hypnotheraphy
  9. Potong tumpeng ulang tahun ke-16 Kepulauan Seribu
  10. Malam hiburan bagi masyarakat

Untuk diketahui, eksistensi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2001 tanggal 3 Juli 2001 tentang Pembentukan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Peningkatan status menjadi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu saat itu, diikuti dengan pemekaran kecamatan dari satu, menjadi dua kecamatan dan dari 4 empat kelurahan, menjadi 6 enam kelurahan, serta sebagai Ibukota Kabupaten, yaitu Pulau Pramuka. Dalam perkembangannya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS), disebutkan bahwa wilayah Kepulauan Seribu sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. (julian/win)