Saturday, 25 November 2017

Ruas Jalan Warung Banten-Cikotok Putus Diterjang Longsor

Minggu, 12 November 2017 — 11:44 WIB
Jalur Warung Banten - Cikotok terputus akibat tertutup material longsor.(haryono)

Jalur Warung Banten - Cikotok terputus akibat tertutup material longsor.(haryono)

LEBAK (Pos Kota) – Ruas jalan yang menghubungkan Warung Banten – Cikotok tepatnya di KM 4 Gunung Handeleum terputus menyusul terjadinya bencana tanah longsor paska hujan yang mengguyur sepanjang Sabtu (11/11/2017).

Material longsor yang menutupi ruas jalan provinsi di kaki gunung Handeuleum mengakibatkan seluruh kendaraan tidak dapat melintas. Dari informasi yang diperoleh, bencana tanah longsor ini terjadi pada sekitar pukul 19.30 WIB.

Diperoleh keterangan, tanah longsor juga terjadi di ruas jalan Warung Banten – Citorek tepatnya di Kampung Warung Banten RT 01 RW 01, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber.

Pemerintah daerah (Pemda) Lebak, juga terpaksa mengevakuasi penghuni dua rumah di Citorek yang kondisinya membahayakan. Jika hujan terus mengguyur, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan dan menggerus dua rumah tersebut yang berada diatas tebing.

Camat Cibeber, Eman Suparman saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya membenarkan, bahwa telah terjadi dua titik longsor di wilayahya.

“Iya benar, tanah tebing yang longsor berada di sekitar hutan Gunung Handeleum. Longsor juga terjadi di ruas jalan Warung Banten – Citorek, ada dua rumah warga diatasnya yang sudah terancam ambruk,” ujar Eman Suparman kepada wartawan melalui sabungan telepon.

Eman mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PUPR Provinsi Banten dan Instansi terkait.

“Kami masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan pihak DPUPR Provinsi Banten, agar kondisi longsoran tanah yang menutup jalan untuk segera dapat di tangani,” ungkap Eman Suparman.

Terpisah, Ruhandi, Kepala Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber mengatakan, kondisi longsor yang terjadi di ruas jalan Warung Banten – Citorek mengancam ambruknya sejumlah rumah milik warganya.

“Yang sudah rusak rumah milik Misjana, bagian yang rusaknya pada bagian dapur rumahnya. Cuma kalau terus hujan dikhawatirkan akan terjadi ambruk semuanya,” ujar Ruhandi.

(haryono/sir)