Saturday, 25 November 2017

Penangkar Benih Kedelai di Indramayu Rekrut Tenaga Lokal

Senin, 13 November 2017 — 8:44 WIB
Para tenaga kerja lokal wanita  tengah mensortir bibit kedelai. (taryani)

Para tenaga kerja lokal wanita tengah mensortir bibit kedelai. (taryani)

INDRAMAYU (Pos Kota) – Guna mendukung terwujudnya swasembada kedelai nasional, khususnya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kalangan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani sangat membutuhkan bibit atau benih kedelai yang unggul dan berkualitas.

Untuk memenuhi kebutuhan bibit kedelai yang unggul dan berkualitas itu diperlukan kehadiran penangkar benih atau kegiatan usaha petani yang tugasnya menyiapkan bibit kedelai baik dan berkualitas agar siap tanam dan hasilnya bsia mencapai maksimal.

“Penangkar benih pada sektor pertanian merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan mewujudkan swasembada kedelai Nasional,” ujar seorang Ketua Penangkar Benih “Sanca Jaya”, Casma dijumpai Pos Kota.

Penangkar Benih “Sanca Jaya” berdomisili di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kebupaten Indramayu, Jawa Barat. Lokasinya berdekatan dengan kawasan hutan Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Indramayu yang akan menjadi media tanam kedelai bagi masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani.

Menurut Casma, dalam manajemen penangkar benih yang dilakukannya adalah mengolah kedelai unggul dan berkualitas menjadi benih kedelai pilihan sehingga siap tanam. “Untuk menciptakan benih kedelai yang berkualitas sesuai harapan pemerintah dan petani itu dibutuhkan ketelitian dalam memproses benih kedelai,” katanya.

Perlu kehati-hatian dan ketelatenan untuk mendapatkan benih kedelai yang berkualitas itu. Dari mulai proses budidaya kedelai dilakukan cara intensif. Begitu juga saat menyeleksi benih dilakukan memakai alat seleksi.

“Setelah itu dilakukan seleksi manual oleh tenaga sehingga mampu mendapatkan benih kedelai yang benar-benar berkualitas,” katanya.

“Alhamdulillah, kegiatan penangkar benih yang saya lakukan, bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, khususnya Tenaga Kerja Wanita. Sehari per orang mampu menyeleksi benih sebanyak 20 – 40 Kg dengan upah Rp2.000 per Kg. Jumlah tenaga kerjanya disesuaikan dengan jumlah pesanan benih kedelai,” tutur Casma.

(taryani/sir)