Thursday, 23 November 2017

Aa Gatot Sakit, Sidang Kepemilikan Senjata dan Satwa Langka Kembali Ditunda

Selasa, 14 November 2017 — 12:30 WIB
Gatot Brajamusti. (dok)

Gatot Brajamusti. (dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Terdakwa perkara kepemilikan senjata api ilegal dan satwa langka, Gatot Brajamusti alias Aa Gatot, dikabarkan menderita sakit. Dengan demikian, sidang perkara yang menjerat mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) tersebut dipastikan ditunda.

Kabar mengenai turunnya kondisi kesehatan Aa Gatot itu disampaikan jaksa yang menangani perkara tersebut, Hadiman SH.

“Informasi dari Penasehat Hukum terdakwa Aa Gatot, pak Gatot sakit,” kata Hadiman melalui pesan singkat setelah dikonfirmasi, Selasa (14/11/2017).

Namun, ia belum dapat menjelaskan secara rinci penyakit yang diderita Aa Gatot. Sebab, menurutnya, hal itu baru akan disampaikan oleh penasehat hukum Gatot dalam persidangan nanti. “Nanti kita lihat surat sakitnya dibawa sama ph (penasehat hukum),” pungkas Hadiman.

Sedianya, sidang lanjutan kasus Aa Gatot tersebut kembali akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (14/11/2017) siang, dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sejumlah saksi yang akan dihadirkan antara lain artis Nadine Chandrawinata, sutradara Dedi Setiadi, dan paranormal Muhammad Susilo Wibowo alias Ustaz Guntur Bumi.

Menurut Hadiman, meski sidang akan mengalami penundaan, ia dan penasehat hukum terdakwa tetap akan hadir menghadap majelis hakim di ruang sidang.

“Tapi kami tetap hadir untuk penundaan sidang,” imbuh jaksa pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta itu.

Sebelumnya, dalam sidang Selasa pekan kemarin pun, artis Reza Artamevia dan Elma Theana batal memberikan kesaksian. Sebab, keduanya tidak hadir memenuhi panggilan jaksa.

Bukan hanya itu, dalam sidang perkara tindakan asusila yang juga menjerat Gatot, jaksa pun gagal menghadirkan CTP, wanita yang merupakan korban dalam kasus itu. Sehingga sidang kasus ini ditunda hingga pekan depan.

Meski begitu, dalam sidang perkara kepemilikan senjata api ilegal dan satwa langka yang berlangsung Selasa pekan lalu, jaksa berhasil menghadirkan dua penyidik dari Polda Metro Jaya, yakni Rendi dan Hermansyah, sebagai saksi.

Keduanya telah memberikan keterangan seputar kronologi penemuan satu ekor harimau dan elang brontok serta dua pucuk senjata api jenis Kaliber 9 dan Walter lengkap dengan amunisi di rumah kediaman Aa Gatot. (julian/Tri)