Thursday, 23 November 2017

Ayo, Jadi Pahlawan!

Selasa, 14 November 2017 — 5:08 WIB
enakibu

MAU jadi pahlawan, ayo kerja dan kerja! Pahlawan keluarga, pahlawan masyarakat, pahlawan pendidikan, pahlawan antikejahatan dan banyak lagi.

Kita mengenal pahlawan perjuangan. Mereka memang berjuang pada jamannya. Sekarang beda, nggak usah menarik pelatuk senjata api, tapi cukup mengisi kemerdekaan dengan hal positif.

“Menolong sesama, dari yang terkecil, yang bermanfaat bagi kehidupan. Memungut batu dan paku di jalanan, itu juga bagus,” Ujar seorang yang selalu rajin ngobrol melalui telepon dengan Bang Jalil .

“Ya, ada juga yang suka menebar paku tuh?“ kata Bang Jalil.

“Ya, itu penjahat! Harus diganyang!” timpal sang istri, yang seperti biasa menyiapkan kopi panas.

Bang Jalil tersenyum kecut. Tapi, memang benar, selagi sebagian orang ingin mengisi negeri ini dengan kerja nyata, tapi ada sebagian yang merusak.

Pemda Kota Tangerang, misalnya punya program pembangunan disegala bidang yang nama depannya mengambil label ’kampung’. Mengapa karena yang dituju memang semua wilayah permukiman. Seperti ‘Kampung Terang’, di situ ada penerangan jalan umum, ‘Kampung Ramadhan’ ya berkaitan dengan bulan puasa, ‘Kampung Merdeka’ dan ‘Kampung Pahlawan’ dst.

“Nah, sekarang yang mau jadi ‘pahlawan’, ya silakan bergerak!” ujar Bang Jalil sambil menyeruput kopi yang masih ngebul.

“Hemm, Ibu mau Pak…” kata sang istri.

“Bagus itu Bu,” kata Bang Jalil.

“Tapi, Ibu mau jadi pahlawan apa ya, Pak?”

“Hemm, coba ibu setiap mau masak, nggak usah minta uang belanja lagi dari Bapak. Itu pahlawan hebat Bu!”

“Hemm, itu mah enak di Bapak nggak enak di Ibu?” sang istri menggerutu. –massoes