Thursday, 23 November 2017

Kemenhub Serahkan 300 Life Jacket Kepada Pelayaran Rakyat

Selasa, 14 November 2017 — 22:23 WIB
Direktur KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai) Marwansyah, memberikan life jacket secara simbolis.

Direktur KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai) Marwansyah, memberikan life jacket secara simbolis.

JAKARTA (Pos Kota)  – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memberikan bantuan 300 Life Jacket kepada asosiasi/pengusaha kecil pelayaran rakyat sebagai salah satu bentuk dukungan pemenuhan aspek keselamatan angkutan di perairan.

Pemberian life jacket dimaksud dilakukan secara simbolis oleh Direktur KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai) Marwansyah dalam acara Sosialisasi Peralatan Keselamatan Pelayaran Tahun 2017, Selasa (14/11).

Dikatakan Marwansyah, dalam PM. 189 Tahun 2015  tentang  Organisasi dan tata kerja Kementerian Perhubungan,  Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai mempunyai tugas dan tanggung jawab di bidang pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan dan lingkungan maritim.

Oleh karenanya, dalam rangka pemenuhan aspek keselamatan,  pelayaran rakyat perlu dilengkapi dengan standar peralatan keselamatan minimal yang ada di kapal yaitu Life Jacket guna meminimalisir terjadinya korban jiwa jika terjadi kecelakaan kapal atau musibah di laut.

Sedangkan, keberadaan Pelayaran Rakyat,  menurut Marwansyah, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar masih tetap membutuhkan kapal tradisional seperti pelayaran rakyat sebagai salah satu moda transportasi penghubung antarpulau.

kemenhub bagi life jaket2

Ditjen Perhubungan Laut berkomitmen melakukan modernisasi dan meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran rakyat dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal dan melakukan revitalisasi agar pelayaran rakyat dapat memenuhi standar keselamatan dan keamanan pelayaran.

Pemerintah terus mendorong industri pelayaran rakyat agar terus berkembang dengan memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan pelayaran.

Oleh karenanya, melalui sosialisasi Peralatan Keselamatan Pelayaran ini, diharapkan semua pihak, baik regulator, operator dan penumpang pelayaran rakyat dapat bersinergi dengan menjadikan keselamatan pelayaran sebagai kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama,” terang Marwansyah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo menegaskan bahwa keselamatan pelayaran adalah harga mati dan tanpa kompromi.

“Saya menginstruksikan jajaran Perhubungan Laut untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran tanpa kompromi. Kepada pemilik kapal, operator kapal dan masyarakat agar mengerti dan sadar pentingnya keselamatan pelayaran. Dengan menggunakan life jacket selama pelayarannya, menunjukan kepedulian mereka terhadap keselamatan pelayaran,” tutup Agus. (dwi/win)