Saturday, 25 November 2017

SMS Pos Kota, Warga Sungai Bambu Keluhkan Bau Ternak Sapi

Selasa, 14 November 2017 — 7:25 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Warga Jalan Enim, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengeluhkan adanya ternak sapi yang ada di wilayahnya. Pasalnya, selain keberadaan di lingkungan warga, juga menimbulkan bau dan menggangu.

Untuk itu warga meminta kepada pihak kelurahan Sungai Bambu untuk melakukan peninjauan ke lokasi. Sebab jika dibiarkan di khawatirkan jumlahnya akan semakin banyak dan warga akan semakin terganggu dengan keberadaannya.

Permintaan ini disampaikan warga ke Redaksi Pos Kota melalui aspirasi warga dengan isi. ‘Kepada. Yth. Bapak Lurah Sungai Bambu, Kec. Tanjung Priok, mohon di tinjau ke jalan Enim no 159 RT 04 RW 010 di wilayah kami ada yang bertenak sapi yang berada di lingkungan warga bau nya sangat mengangu sekali, mohon ditindaklanjuti. Terima kasih. (089648139xxx)’.

Menanggapi hal ini, Lurah Sungai Bambu, Sumarno mengaku pihaknya akan secepatnya melakukan pengecekan informasi tersebut. Jika ini benar pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Suku Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP), Jakarta Utara untuk mengambil langkah-langkah.

“Jika informasi ini benar memang ada warga yang memelihara hewan di lingkungan kami akan secepatnya berkoordinasi dengan Sudin KPKP untuk menindak lanjuti. Sebab ini dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu, makanya kami akan segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan infomasi tersebut,”terang Sumarno.

Diakui oleh Lurah Sungai Bambu, memang saat ini pihaknya juga sudah membuat himbauan kepada warga agar tidak memeliharan hewan ternak. Ini dilakukan tujuannya untuk mengantisipasi adanya keluhan warga akibat bau yang ditimbulkan dari kotoran hewan tersebut.

Jikapun akan memeliharan hewan, kata Sumarno pihaknya menghimbau kepada warga akan jauh dari lingkungan pemukiman penduduk. “Jika tetap di pemukiman dipastikan tentu akan menggagu warga lainnya. Makanya kami menghimbau jika mau memelihara supaya jauh dari pemukiman warga,”katanya.

(wandi/sir)