Saturday, 25 November 2017

Dua Remaja Diserang Geng Motor, Satu Tewas Ditikam & Dinjak-injak

Rabu, 15 November 2017 — 14:48 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Dua remaja sedang nongkrog di Pos Gardu Ormas diserang gerombolan 10 orang menggunakan enam sepeda motor di Jalan Buncit Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2017) pukul 01:15 Dinihari. Satu orang tewas diinjak-injak dan ditikam bagian belakang kuping.

Korban tewas yakni, Odi Damiri, 20, warga Kalibata Tengah, Pancoran, Jaksel, ini tewas mengalami luka sabetan Pedang di leher dan kepala bagian belakang. Sedangkan M. Abdulah Safei, 25, warga JalanĀ  Sirsak Ujung, Jagakarsa, Jaksel, mengalami luka di punggung dan kepala terkena sabetan pedang.

Informasi yang dihimpun kejadian berawal saat saksi M. Abdulah Safei melihat 10 orang mengendarai enam motor menyerang kedua korban saat itu sedang nongkrong bersama tiga temannya yakni Faisal, Hendro dan Jiung.

Gerombolan datang langsung melempar bom molotov, lalu pelaku langsung membabibuta dengan cara diinjak-injak dan ditikam pada bagian belakang telinga sebelah kanan dan punggung sebelah kanan. Selain itu korban juga dibacok di leher dan kepala.

Sedangkan Safei sendiri mengalami luka sabetan pedang di punggung dan di kepala. Pelaku menggasak celana berisi dompet berisi uang ratusan ribu. Pelaku pun langsung kabur meninggalkan lokasi.

Pukul 01:25 dinihari Odi dibawa ke RS JMC bersama tiga temannya Faisal, Hendro dan Jiung namun nyawanya tak tertolong sehingga dikirim ke Kamar Jenazah RS Fatmawati. Sedangkan Safei dibawa ke klinik terdekat. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Pancoran.

“Jadi korban itu ada dua satu orang tewas. Kami masih menyelidiki kasus tersebut dan memeriksa saksi-saksi untuk menggali motif kenapa mereka menyerang,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan kepada Pos Kota.

Sementara itu Kapolsek Pancoran Kompol M. Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi belum menjawab tentang kasus tersebut.

(adji/M11/M12/sir)