Thursday, 23 November 2017

Jadi Lelaki Telat Badung Bini dijadikan Eksperimen

Rabu, 15 November 2017 — 7:16 WIB
video

SEWAKTU muda, Kiwul, 46, ini terkenal jadi cowok alim. Setelah berumahtangga juga jadi suami rumahan. Tapi setelah kenal internet dan kenyang buka situs porno, adegan mesum itu selalu dipraktekkan bersama istri di ranjang. Bune Yani, 38, yang capek dijadikan eksperimen akhirnya malah gugat cerai ke Pengadilan Agama.

Kehidupan manusia itu selalu berputar bak roda gerobak. Kadang baik, kadang jelek. Yang susah itu jika harus mempertahankan karakter baiknya. Kalau karakter jelek sih, tanpa kursus dan diklat pun akan mudah diikuti. Maka semua kembali kepada si manusia itu sendiri. Mau tetap menjadi sosok yang penuh iman, atawa mau memanjakan “si imin”?

Kiwul warga Surabaya, sejak muda memang dikenal sebagai lelaki alim dan penuh tanggungjawab. Maka Bune Yani –karena punya anak bernama Yani– pun tanpa ragu menerima cinta Kiwul. Saat setelah menjadi suami, dia juga tetap sebagai lelaki alim yang rumahan. Artinya, pulang kerja ya langsung pulang ke rumah, tidak biyayakan ke mana-mana. Prinsipnya kala itu, rumah tanggaku istanaku.

Tapi sejak ketemu teman-teman SMA dalam reuni, semuanya jadi berubah. Kiwul yang selama ini tak teknologi infomasi, jadi paham betul setelah punya HP jenis smartphone. Soalnya teman-temannya suka meledek, “Jaman now kok masih pakai HP jadul Nokia 3310, ndeso……!”

Malu atas olok-olok teman, mulailah Kiwul segera pakai HP canggih yang bisa nge-WA dan macam-macamnya lagi. Banyak informasi baru yang bisa diserapnya. Bahkan pakai Indihom dia juga langganan internet di rumah. Tapi di sinilah Jumari mulai terkena polusi. Di kala Jokowi menggalakkan revolusi mental, justru mental suami Bune Yani ini tergradasi.

Sekarang lewat komputer di rumah jadi demen nonton situs porno. Bune Yani istrinya diajak ikut nonton. Bila adegan ranjang itu sangat menggoda, sang istri dipaksa untuk mempraktekkan bersama. Pendek kata segala gaya bercinta ala situs porno, selalu diusahakan untuk dipraktekkan. Katanya, “Inilah seks generasi milenial.”

Ternyata pengetahuan tentang pornografi Kiwul semakin kaya dan liar. Adegan-adegan yang aneh dan liar, selalu dipaksakan untuk dicoba. Dia sih senang-senang saja, tapi Bune Yani yang jadi risih dan jijik. Sebab gaya Kiwul sudah mengadopsi cara-cara hewan. Bila istri protes, lagi-lagi Kiwul menangkis, inilah seks era milenial. Ah gombal……

Bune Yani sudah mencoba mengingatkan suaminya yang telat badung itu, tapi Kiwul ujung-ujungnya malah marah. Menuduh istrinya sudah tidak cinta pada dirinya, jangan-jangan karena sudah punya PIL. Capek deh jika setiap hari dituduh punya PIL. Bune Yani pun kemudian mengambil sikap: minta cerai lewat Pengadilan Agama. “Biarlah aku hidup bersama Yani anakku saja,” kata Bune Yani yang rambutnya mulai memutih itu.

Jika selalu dituruti, lama-lama Kiwul minta gaya kapiler tuh. (JPNN/Gunarso TS)